Kuta (Metrobali.com)-

Tema Pembangunan Kabupaten Badung di Tahun 2013 adalah ”Perkuatan Sinergitas Pengelolaan Potensi Ekonomi dan Lingkungan Hidup Untuk Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Serta Daya Saing Daerah”. Bila di tahun 2012 badung fokus memprioritaskan pembangunan infrastruktur, namun tahun 2013 prioritas pembangunan infrastruktur diarahkan pada infrastruktur ekonomi wilayah dalam upaya mendorong pertumbuhan dan daya saing ekonomi masyarakat. Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang)  I Wayan Suambara, S.H., M.M saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan di Kecamatan Kuta Selatan, Senin (13/2).
Suambara mengatakan, melalui Musrenbang ini kita dapat menyampaikan usulan-usulan prioritas pembangunan daerah tahun 2013 yang sejalan dengan orientasi pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis sumberdaya unggulan daerah. Ditambahkan, pendekatan pembangunan infrastruktur yang lebih menekankan penanganan masalah teknis sering kurang memenuhi obyek-obyek yang terdapat dalam perkembangan ekonomi masyarakat, sehingga pada tahun 2013 paradigmanya harus diubah menjadi pembangunan infrastruktur ekonomi wilayah yang ditujukan untuk memperkuat sinergi pembangunan potensi ekonomi daerah terutama yang berbasis ekonomi kerakyatan. ”Masyarakat sebagai sentral pembangunan ekonomi di daerah harus mampu berperan sebagai subyek pembangunan yang berorientasi pada konsep community driven development,” tambahnya.
Camat Kuta Selatan I Wayan Puja melaporkan, musrenbang kecamatan merupakan forum para pemangku kepentingan ditingkat Kecamatan untuk menyusun program prioritas pembangunan daerah yang mengacu pada kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Badung tahun 2011-2015 dan sebagai bahan menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Badung Tahun 2013.
Lebih lanjut dikatakan, hasil rekapitulasi usulan pembangunan dari masing-masing Desa/Kelurahan berdasarkan hasil Musrenbang Desa/Kelurahan sebagai berikut : Bidang Ekonomi sebanyak 67 (enam puluh tujuh) usulan dengan nilai Rp. 5.471.212.500, Bidang Fisik dan Prasarana sebanyak 316 usulan dengan nilai Rp. 185.757.750.000, Bidang Sosial 140 usulan dengan nilai Rp. 11.440.123.000, Kelompok Umum sebanyak 84 usulan dengan nilai Rp. 9.493.900.240 serta usulan program dan kegiatan untuk tahun 2013 melalui dana PNPM Mandiri Perdesaan sebanyak 18 kegiatan termasuk kegiatan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP).
Musrenbang dihadiri Wakil Ketua DPRD Badung Drs. I Ketut Suiasa, Camat Kuta Selatan Drs. I Wayan Puja. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD dapil Kuta Selatan, Ketua TP PKK Badung Ny. Ratna Gde Agung, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten  Badung Ny. Kompyang R Swandika,  para lurah dan perbekel serta tokoh masyarakat.

 

Baca Juga :
FSRD ISI Denpasar gelar Seminar Nasional Seni Rupa dan Desain Penanda Sejarah Kebangsaan