Denpasar (Metrobali.com)-

Badai Siklun akan terjadi di awal Februari 2012 nanti. Badai dengan karakter pusaran angin yang sangat kuat dapat mengancam korban jika tidak antisipatif. Siklun dengan tekanan udara yang sangat rendah akan menimbulkan gelombang laut yang akan meninggi hampir 2 meter lebih.

Menurut Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika Propinsi (BMKG) Bali, Wayan Suardana, masyarakat diharapkan berhati-hati dengan badai siklun ini. Terutama di Bali bagian selatan.

“badai ini akan datang dari arah barat menuju bagian selatan. Mayarakat pesisir di bagian selatan Bali terutama nelayan sesegera mungkin untuk mengetahui jadwal badai ini di awal februari”, ujar Kepala BMKG saat dihubungi bentarabali.com beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, Wayan juga menjelaskan bahwa di awal Desember 2011 hingga bulan Maret 2012 curah hujan di Bali masih stabil. Tidak ada curah hujan yang meninggi dan lumayan deras. Tetapi, masih kata Wayan, hujan hingga bulan Maret ini dapat membuat longsor walaupun tidak deras. Karena, hujan ini akan kerap terjadi setelah bulan Desember nanti.

Pihaknya saat ini sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Propinsi Bali seperti Bdan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pusdalops untuk antisipasi bencana di penghujung tahun dan di awal tahun 2012 nanti.

2 (dua) bencana diramalkan akan terjadi, tanah longsor dan siklun yang sudah di amati oleh BMKG sejak beberapa bulan yang lalu, ucap Wayan. (bentarabali.com).

Baca Juga :
Perahu Dihantam Ombak, Satu Korban Tenggelam Masih Belum Ditemukan