Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Warga Berkerumun di Rumah Angeline

Metro Bali
single-image

Warga Berkerumun di Rumah Angeline

Denpasar (Metrobali.com)-

Penemuan jasad Angeline tak ayal membuat warga Kota Denpasar menaruh simpati. Apalagi, kondisi bocah manis itu begitu tragis. Jasadnya telah membusuk meski masih utuh.

Penasaran, sejumlah warga langsung mendatangi rumah Angeline di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Denpasar. Mereka berkerumun di depan rumah Angeline yang telah dipasangi garis polisi.

Kemacetan pun terjadi, petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan turun tangan mengurai kemacetan. Seorang warga bernama Komang mengaku simpati terhadap Angeline.

Ia geram begitu mengetahui Angeline tewas terbunuh. “Mana ibu angkatnya itu? Biadab sekali jadi manusia. Punya hati tidak dia,” kata Komang di lokasi, 10 Juni 2015.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 12, Ketut Ruta dan sejumlah guru masih berada di lokasi. Mereka histeris tahu anak didiknya telah tiada. “Kami tak menyangka begini akhirnya. Sungguh kasihan sekali anak itu,” kata Ruta.

Angeline ditemukan tewas di belakang rumah dekat kandang ayam. Jasadnya dikubur di kedalam hanya 1,5 meter. Ia ditemukan sekira pukul 12.30 WITA oleh petugas Polresta Denpasar yang curiga dengan gundukan tanah tak beraturan yang ditutupi sampah dan kotoran ayam. JAK-MBĀ 

Bagikan :
Baca Juga :
Yosi: Kreativitas Seni Sulit Berkembang Karena Pikiran Porno

Leave a Comment

Your email address will not be published.