Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sempat Heboh, Diduga Orok Ternyata Rahim

Metro Bali
single-image

Sempat Heboh, Diduga Orok Ternyata Rahim

Buleleng, (Metrobali.com)-
Warga masyarakat Desa Bondalem pada Jumat (29/11) sekitar Pukul 06.45 Wita dihebohkan dengan penemuan seonggok benda yang misterius di pinggir pantai yang ada di Pantai Pura Sang Alit Banjar Dinas Jro Kuta Desa Bondalem Kecamantan Tejakula Kabupaten Buleleng, Bali. Dugaan sementara saat penemuan benda misterius itu adalah orok. Namun setelah dilakukan otopsi atau visum et revertum oleh pihak medis di RSUD Buleleng, benda tersebut adalah rahim.”Hasil pemeriksaan luar dan otopsi dari dokter porensik RSUD Buleleng bahwa benda tersebut bukan janin atau orok, melainkan rahim dan masa tomor yang saling menempel. Dan kemungkinan disebabkan dari hasil operasi.” ungkap Kapolsek Tejakula AKP Made Adika seijin Kapolres Buleleng AKBP Sinar Subawa,SH,S.I.K,MH, usai mendampingi pihak medis melakukan otopsi.

Lebih lanjut Kapolsek Adika didampingi Kasubag Humas Polres Buleleng IPTU Gede Sumarjaya,SH mengatakan kronologis terungkapnya penemuan ini, berawal dari Bhabinkamtibmas Bondalem Brigadir Komang Rudi Artana sekitar pkl. 06.45 wita mendapatkan informasi dari masyarakat binaannya, bahwa telah ditemukan sesosok orok bayi di pinggir pantai yang ada di Pantai Pure Sang Alit Banjar Dinas Jro Kuta Desa Bondalem. “Berdasarkan informasi tersebut, saya
bersama Waka Polsek, Kanit Reskrim dan anggota piket SPK mendatangi TKP penemuan diduga orok tersebut. Dan anggota Bhabinkamtibas Komang Rudi Artana terlebih dahulu ada dilokasi menemui Gede Angkat yang pertama kali menemukan diduga orok bayi.” terangnya.

Terhadap orok bayi yang ditemukan di TPK, menurutnya dilakukan pemeriksaan medis dengan melibatkan tim medis dari Puskesmas Tejakula dan selanjutnya setelah dilakukan pemeriksaan di TKP, baik oleh pihak Polri dengan tim medis kemudian terhadap orok bayi dibawa ke RSUD Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut atau dilakukan permintaan VER terhadap dugaan orok bayi.”Hasil pemeriksaan luar dan otopsi dari dr porensik RSUD Buleleng bahwa benda tersebut bukan janin/orok, melainkan rahim dan masa tomor yg saling menempel yg mungkin dapat disebabkan dari hasil operasi.” ujar Nyoman Adika.”
Terhadap kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan Polsek Tejakula, dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang menemukan pertama dan atau orang lain yang ada disekitar tempat kejadian perkara,” tukasnya. GS

Bagikan :
Baca Juga :
Polda Bali Tangkap Residivis Perampok Wisman

Leave a Comment

Your email address will not be published.