Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sate Susu Sapi, Kudapan Khas Ramadan di Denpasar

Metro Bali
single-image

Sate Susu Sapi, Kudapan Khas Ramadan di Denpasar
Sate Susu Sapi, Kudapan Khas Ramadan di Denpasar/MB
Denpasar  (Metrobali.com) –

Saban Ramadan tiba, selalu ada menu khas tersendiri di tiap kota. Di Denpasar, sate susu merupakan kudapan favorit tiap bulan suci Ramadan tiba. Sate susu bukan sate yang dibuat dari fermentasi susu yang dibekukan.

Sate susu merupakan sate benar-benar asli dari susu. Ya, susu sapi yang dijadikan sate. Lagi-lagi jangan salah. Yang dimaksud di sini adalah bukan air susu sapi, melainkan puting susu sapi.

Sate susu banyak dijual saat Ramadan. Jika ingin mencobanya, Anda bisa membelinya di pasar Ramadan di Kampung Jawa, Denpasar. Di sini, banyak penjual sate susu berjejer dengan olahan masing-masing. Metrobali memilih membeli sate susu kepada langganan tiap tahunnya, Fatimah.

Fatimah sangat piawai membuat sate susu. Saban Ramadan tiba, ia selalu menjajakan menu khas yang jarang dijual di hari-hari biasa itu. Menurut Fatimah, sate susu sudah ada sejak dari dahulu kala. Ia mudah dijumpai kala Ramadan tiba saja. “Sate susu ini terbuat dari daging pada susu (puting) sapi yang dibumbui dan dibakar seperti sate,” kata Fatimah kepada Metrobali, Senin 13 Juni 2016.

Tiap pagi, Fatimah mengaku pergi ke pasar khusus untuk membeli puting susu sapi. Setelah dibersihkan, puting susu sapi itu dipotong segi empat untuk selanjutnya ditusuk dengan tusukan sate. Sate susu siap dibakar.

Menurutnya, makanan unik dari susu sapi itu akan lebih lengkap dinikmati bersama sambal khas yang terbuat dari tepung beras yang dimasak bersama santan. “‎Sate susu lebih enak makannya pakai sambal serapah,” ucapnya.

Fatimah mengaku jika bukan bulan Ramadan dirinya bersama suami berjualan sate ayam dan kambing. Hanya saat bulan puasa dirinya menjajakan sate susu. Fatimah memiliki alasan tersendiri selama satu bulan puasa dirinya berjualan sate susu. “Jualan sate susu lumayan dapat untung dan cepat habis. Hampir setiap orang yang datang ke sini (Kampung Jawa) pasti cari sate susu,” tutur Fatimah. Anda tertarik mencoba sate susu? Silakan berlibur dan mampir di kawasan Kampung Jawa, Denpasar. JAK-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Dua Pengurus Kecamatan Partai Golkar Tabanan di Periksa Kejari

Leave a Comment

Your email address will not be published.