Pamerkan Operasi Sikat Agung, Polsek Denbar Tertinggi Jumlah TKP & Tersangka

Metro Bali
single-image
Pamerkan Operasi Sikat Agung
Pamerkan Operasi Sikat Agung

Denpasar, (Metrobali.com)-

Polresta Denpasar memamerkan hasil tangkapan Operasi Sikat Agung 2017 yang dimulai sejak 26 Oktober hingga 15 November 2017. Hasilnya, puluhan pelaku tindak pidana dan beberapa TO terjaring.
“Sebanyak 29 orang tersangka dengan 32 TKP berhasil kita dapatkan. Namun empat orang diantaranya telah dititipkan di lapas,” ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, Rabu (15/11) di Mapolresta Denpasar.
Jajaran Polresta sebagai penyeimbang program operasi dari Polda Bali disebutkannya telah melampaui target yang ditentukan.
“Kami sudah melebihi target. Target Operasi (TO) sebanyak kan sebanyak 6 orang tersangka yang terdiri 2 tersangka curanmor (pencurian kendaraan bermotor), 2 tersangka curas (pencurian dengan kekerasan), 1 tersangka curat (pencurian dengan pemberatan) dan seorang lagi cusa atau pencurian biasa,” jelasnya.
Dalam jangka waktu tersebut, terinci kasus curanmor 4 orang pelaku dengan 7 TKP, curas sebanyak 6 orang pelaku dengan 3 TKP, curat sebanyak 11 pelaku dengan 11 TKP dan cusa sebanyak 8 orang pelaku dengan 11 TKP.
“Dari keseluruhan pelaku diantaranya adalah 2 orang perempuan. Sedangkan satu orang pelaku curas juga terpaksa harus didor lantaran melakukan perlawanan,” imbuhnya.
Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan diantaranya 9 unit sepeda motor, 33 buah handphone, 1 buah Ipad, 2 buah laptop, 1 buah kompresor serta sebuah mobil.
“TKP dan jumlah tersangka paling tinggi adalah wilayah hukum Polsek Denpasar Barat. Disusul Polsek Kuta dan Polsek Denpasar Selatan,” terangnya.
Pihaknya mengakui bahwa kejadian kriminalitas di wilayah hukum Denpasar Barat jauh lebih tinggi dikarenakan tingkat kesejahteraannya yang beragam serta luas wilayahnya yang juga mencakup Denpasar Utara. Untuk itu pihaknya menyanpaikan bahwa Wilayah hukum Polsek Denpasar Barat nantinya juga akan dipecah dan diakuinya telah disetujui oleh Mabes Polri.
“Kami sudah berusaha mengajukan ke Mabes Polri upaya kami membuat pelebaran Polsek Denpasar Utara. Sudah di ACC dan tanahnya juga sudah ada. Yang Polsek Denpasar Barat sekarang nantinya akan menjadi Polsek Denpasar Utara. Sedangkan Polsek Denpasar Barat akan letaknya di dekat lapas. Tahun depan sudah mulai kerja,” tegasnya. SIA-MB
Bagikan :
Baca Juga :
Bali Raih Keuntungan Kembangkan Pertanian Organik

Leave a Comment

Your email address will not be published.