Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Obok-obok Sky Garden, Polisi Sita Miras Oplosan

Metro Bali
single-image

Polisi Sita Miras Oplosan

Kuta (metrobali.com) – 

Polda Bali melakukan operasi Antik Agung. Dalam operasi tersebut Polda Bali menyita ratusan jerigen dan ratusan botol minuman keras dari berbagai jenis yang dibuat dengan cara mengoplos di diskotik Sky Garden, Kuta, Badung, Selasa (2/6) siang.

Penyitaan itu melibatkan satu peleton Brimob Polda Bali dengan menggunakan 2 truk polisi. Penyitaan dipimpin langsung oleh Kompol Nyoman Sebudi, SH, Kasubdit I Dit Narkoba Polda Bali AKBP Jhony Lay, Kadubdit II Dit Narkoba Polda Bali
Selain melakukan penyitaan di kawasan Jl Legian Bali, penyitaan juga dilakukan di Kantor Sky Garden di Jl Mataram. Penyitaan yang di Jl Mataram melibatkan aparat pemerintah setempat, seperti kelian adat, pimpinan wilayah setempat.

Menurut Nyoman Sebudi, sekalipun Sky Garden merupakan diskotik terbesar di Bali namun tidak menutup kemungkinan terjadinya pengoplosan minuman beralkohol yang akan disuguhkan kepada para tamu yang rata-rata orang asing tersebut.

“Dari laporan masyarakat, bahwa di Sky Garden yang merupakan diskotik terbesar di Bali tersebut sudah sekian lama melakukan oplosan minuman beralkohol. Dan setelah kami cek, ternyata memang benar adanya. Makanya kami menyita semua minuman oplosan tersebut agar tidak berbahaya bagi kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Semua yang disita tersebut adalah minuman yang dioplos. Artinya, tidak dilakukan oleh orang yang memiliki keahlian di bidangnya dan bisa membahayakan kesehatan masyarakat.

Menurut Johny Lay, sebenarnya operasi tersebut akan dilakukan di seluruh Bali dan bukan hanya di Sky Garden. Namun kebetulan Sky Garden adalah diskotik terbesar dan sudah ada laporan masuk bahwa terjadi banyak pengoplosan minuman maka polisi melakukan penyitaan secara langsung.

“Ini operasi Antik Agung. Jadi di seluruh Bali nantinya akan dilakukan sistem yang sama. Dan polisi tidak akan diskriminasi, semuanya sama,” ujarnya.

Baca Juga :
Demokrat : Presiden Yang Terpilih Seharusnya Lanjutkan Program SBY

Seluruh barang bukti tersebut disita dan dibawa ke Polda Bali. Barang bukti tersebut akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Bila terbukti mengandung bahan kimia berbahaya atau mengandung narkotika dan psikotropika maka akan dikenai sanksi sesuai peraturan yang berlaku seperti yang termaktub dalam pasal 204 KUHP.

Awalnya, tim dari Polda Bali melakukan penyitaan di lantai dasar. Di lantai dasar tersebut petugas menemukan minuman oplosan yang disimpan dalam bak plastik berukuran besar sebanyak 4 bak. Di lantai yang sama juga petugas menemukan minuman-minuman bermerk seperti vodka dan sebagainya tetapi akan dicampur dengan berbagai minuman lainnya.

Petugas kemudian naik ke lantai 2 sampai lantai 3. Petugas akhirnya menyita minuman dalam jerigen sebanyak lebih dari 30 jerigen. Belum lagi minuman yang dalam kardus yang juga diketahui palsu atau oplosan. Seluruh sitaan tersebut diangkut dengan menggunakan mobil truk polisi. SIA-MB 

Bagikan :
1 Comment
  1. Avatar
    Ms. Capone 5 years ago
    Reply

    Pemda harusnya ikut dalam operasi ini karena saya yakin bangunan Sky Garden tidak memiliki IMB, dan juga pihak Disnaker untuk mengecek sejauh mana management Sky Garden mengurusi BPJS karyawannya, terutama yg sudah bekerja setidaknya lebih dari 6 bulan. Karena kalau alasannya masi dalam training, adalah sangat tidak masuk akal. Termasuk kewajiban mereka membayarkan gaji ke 13, serta jam kerja yang sesuai dengan UU no.13 tahun 2003 Pasal 77 ayat 1 yang dengan jelas memakai kata WAJIB.
    Pihak PHRI pun bisa maju untuk menanyakan sampai sejauh mana managemen memenuhi kewajiban mereka menjalan latihan keselamatan, perlengkapan pemadam kebakaran, maupun kemampuan para staff nya mengarahkan para prngunjung ke pintu2 darurat, apabila terjadi hal2 yg tidak diinginkan. Dengan keadaan gedung yg berlantai 5 dan pengunjung yang jumlahnya ribuan dan rata2 dalam keadaan di bawah pengaruh alcohol, hal ini harusnya menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan semua pihak. Walaupun tidak tahu secara pasti, tetapi saya yakin bahwa ada peraturan pemerintah yang mengatur hal ini dan mewajibkan pelaku usaha di dalam nya untuk mematuhi dengan konsekuensi nya apabila tidak dilakukan.
    Semoga operasi ini ditindak lanjuti secara serius oleh pihak pihak lainnya secara serius dan tidak hanya simbolik semata

Leave a Comment

Your email address will not be published.