Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kemenpora Lakukan Evaluasi Menyeluruh Terkait Asian Games

Bagus
single-image

Leeuwarden, Belanda, (Metrobali.com) –

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemempora) akan melakukan evalusi secara menyeluruh terkait dengan keiikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan yang berakhir Sabtu.

Pada pesta olahraga empat tahunan ini, Indonesia gagal memenuhi target yaitu masuk 10 besar. Berdasarkan hasil akhir, Indonesia hanya berada di posisi 17 dengan raihan empat emas, lima perak dan 11 perunggu.

“Kami telah ditunjuk oleh Pak Menteri untuk melakukan evaluasi dan investigasi terkait dengan hasil kita di Asian Games,” kata Staf Khusus Menpora, Bambang Rus Efendi, di sela-sela kejuaraan pencak silat di Leeuwarden, Belanda, Sabtu.

Dengan adanya instruksi ini, kata dia, pihaknya akan langsung bergerak cepat dengan membentuk tim kecil. Sesuai dengan rencana, pihaknya akan melaksanakan tugas sepulangnya dari Belanda setelah memimpin delegasi pencak silat Indonesia.

Pihaknya sebenarnya sudah menyadari jika hasil kurang maksimal pada Asian Games 2014 akibat beberapa kendala yang ada mulai dari persiapan atlet hingga terkendala masalah anggaran. Untuk itu pihaknya akan mencari secara detail apa sebenarnya yang terjadi.

“Misalnya masalah peralatan. Kenapa tender sampai diulang. Sebenarnya apa yang terjadi sehingga pengadaan peralatan sampai molor. Itu yang harus dicari penyebabnya,” kata pria yang penggemar mobil antik itu.

Rencana evaluasi dan investigasi juga disambut dengan baik oleh Deputi Menpora Bidang Pembudayaan Olahraga, Faisal Abdullah. Pihaknya menilai evaluasi harus segera dilakukan. Apalagi, Indonesia akan dihadapkan lagi dengan kejuaraan multi event yaitu SEA Games 2015.

“Jangan sampai terus terulang. Di depan banyak kejuaraan yang akan dihadapi. Kami siap membantu melakukan evaluasi,” katanya.

Prestasi Indonesia pada Asian Games 2014 memang belum sesuai dengan harapan. Untuk itu semua pihak mulai Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), KONI, KOI maupun pemerintah harus lebih bekerja keras lagi. Apalagi Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Untuk itu, persiapan atlet maupun anggaran harus dilakukan secepatnya dilakukan agar kejadian rutin yang terjadi bisa diminimalisir. Selain itu harus juga secepatnya menyiapkan cabang olahraga yang dipertandingkan. Apalagi Indonesia mempunya hal untuk mengajukan cabang olahraga.

Selain turun di cabang olimpiade, Indonesia kemungkinan besar akan mengajukan beberapa cabang olahraga seperti pencak silat, sepatu roda dan panjat dinding. Khusus untuk pencak silat, pemerintah terus mendorong agar olahraga ini bisa masuk cabang olahraga tetap di Asian Games bahkan masuk olimpiade.

(Ant) –

 

Bagikan :
Baca Juga :
Kendala Teknis Hadang Ambisi Sean di Nurburgring

Leave a Comment

Your email address will not be published.