Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kasta Temui Warga Buta, Prihatin Anak Epilepsi Dikurung Jaring

Metro Bali
single-image

Wabup Kasta Jenguk Keluarga Miskin

Klungkung ( Metrobali.com )-

Pemkab Klungkung sangat perhatian terhadap warganya yang cacad fisik. Wakil Bupati Klungkung Made Kasta pada Kamis ( 6/3 ) datang ke Desa Tegak, Klungkung menjenguk warganya. Kasta sendiri didampingi Kadus Banjar Kaje Kangin Wayan Sanjaya dan perwakilan dari Dinas Sosial. Menuju lokasi Wabup nampak berjalan kaki menelusuri gang kecil rumah warga yang ada di Banjar Bajing, Desa Tegak, Wabup Kasta bersama rombongan mengunjungi  seorang anak berusia 7 tahun bernama Putu Purnawirawan. Anak ini mengalami nasib kurang beruntung karena buta sejak lahir.

Selaian itu anak pertama pasagan Nengah Sulendra dan nengah Yudani juga mengidap autis. Meskipun anak tersebut oleh orang tuanya sudah diajak berobat ke RSUD Klungkung, RSUP Sanglah juga Rumah Sakit Indra namun belum juga sembuh. Kedua orang tuanya yang hanya berprofesi sebagai buruh bangunan pasrah menerima keadaan.

Dari sana Wabup Kasta juga berkunjung ke rumah Ni Wayan Pujiani banjar Kaje Kangin, Tegak. Di rumah ini Kasta menjeguk seorang anak kecil yang di kurung menggunakan jarring plastic karena epilelsi. Melihat anak tersebut Kasta tampak iba melihat kondisi anak berusia 8 tahun yang diberi nama komang Prayoga.
Sang ibu mengatakan kalau pada usia 2 bulan anak tersebut sempat mengalami panas sampai kejang. Sejak itu anak ini tumbuh tidak normal dan sekarang sering epilepsy.  Diakui kalau anaknya juga telah mendapat bantuan pengobatan dari pemerintah namun kondisinya tidak kunjung sembuh. “ Kalau bantuan untuk berobat sudah dapat dari Provinsi dan Pemkab Klungkung,” ujar wayan Pujiani ibu korban.

Gede Sadia sebagai ayah dari anak itu  sehari hari sebagai tukang cetak batako berharap sang anak bisa sembuh. Ditaruhnya anak tersebut dalam jaring agar tidak kabur karena kerap mengamuk.

Baca Juga :
Bupati Gde Agung Nebas Petapakan di Pura Pucak Manik Petang

Sementara sang ibu tidak bisa berbuat apa apa. Dirinya ingin anaknya normal seprti anak anak seusianya bisa sekolah namun apa boleh dikata kondisinya seperti itu.

Selanjutnya Wabup menuju Banjar Kaje Kangin, Desa Tegak mengunjungi seorang pria manula bernama Nengah Dana 80. Dana sendiri mengalami kebutaan sejak 23 tahun lalu. Orang ini hidup di rumah yang tidak layak huni. Untuk itu Kasta meminta Kadus Sujana untuk mengusulkan agar yang bersangkutan dapat bantuan bedah rumah.

Dalam kunjungan tersebut Wabup memberikan batuan berupa uang, alat bantu dengar kepada anak anak dan manula. “Ya kami sengaja mengunjungi anak anak tersebut untuk memberikan support kepada keluarganya….agar tetap tabah dan selalu berusaha untuk memberikan pengobatan,” ujar Kasta.

Dalam kesempatan itu Wabup Kasta meminta Dinas Kesehatan agar tetap memantau kesehatan anak aak tersebut. “Kita sudah meminta Dinas Kesehatan untuk terus memantaunya minimal pengobatanya agar tetap di perhatikan,” ujarnya. SUS-MB

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.