Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kapolda Ke Gilimanuk : Minta Waspadai Teroris Masuk Bali dan Target Oprasi Ketupat Tercapai

Metro Bali
single-image

Jembrana (Metrobali.com)-

Kaburnya empat orang narapidana (Napi) Teroris yakni Abdul Gani Siregar, Nibras alias Arab alias Amir alias Wawan dan Fadli Sadama alias Zaid alias Fernando alias Buyung alias Ade serta Agus Sunyoto alias Syafarudin  dari Lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Tanjung Gusta bersama narapidana lainnya dan hingga kini belum ditemukan diminta  untuk tetap diwaspadai.  Sebab tidak tertutup kemungkinan,disaat semua terfokus akan arus mudik, mereka masuk Bali dan melakukan aksi balas dendam dengan mengacaukan keamanan.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Bali Inspektur Jenderal (Irjen) Arif Wachjunadi, saat menjadi inspektur apel konsolidadi oprasi ketupat 2013 di pelabuhan Gilimanuk, Senin (29/7).

Menurut Irjen Wachjunadi, Jembrana sebagai pintu masuk Bali harus dijaga dengan baik. Apalagi sekarang menjelang arus mudik, semua tidak boleh lengah. Gilimanuk sebagau muara arus mudik harus dijaga kemanannya. Apalagi Jembrana merupakan lintasan utama pemudik untuk pulang ke Jawa.

Sepanjang jalur harus diamankan, sehingga target oprasi ketupat agung yakni tidak ada kecelakaan lalulintas dan arus lalulintas bisa lancar aman dan tertib bisa tercapai” Ujarnya.

Selain itu, Kapolda juga menargetkan agar selama arus mudik tidak ada gangguan. “Sekecil apapun gangguannya harus segera ditekan. Karena dari kecil akan bisa besar. Sehingga tidak menganggu kenyamanan dan kemananan masyarakat Bali” Ujar Kapolda.

Terkait dengan teroris, Kapolda minta semua anggota harus tahu. Karena data dan foto sudah disebar.  Selain itu anggota juga diminta untuk dapat bertindak tegas kepada orang atau kelompok yang ingin mengacaukan Bali.  “Jangan ragu dalam menindak pelaku kriminalitas. Saya yakin masyarakat Bali juga tidak mau terganggu oleh pengacau-pengacau itu Ujarnya.

Pada kesempatan itu Kapolda juga menghimbau pemudik untuk tetap mentaati aturan, tertib di jalan raya. Bagi yang mudik menggunakan sepada motor diminta untuk tidak membarang barang dan penumpang (orang) berlebihan. Dan bagi pemudik yang ingin beristtirahat diminta untuk beristirahat di pos yang telah disediakan seperti pos pantau dan pos pelayanan. MT-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Kinerja Pemerintah Setengah Hati : Sampah Jadi Ancaman Serius

Leave a Comment

Your email address will not be published.