Garuda Batalkan Penerbangan Menuju Ternate Pascaerupsi Gamalama

Metro Bali
single-image

garuda indonesia 3

Surabaya (Metrobali.com)-

Maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia, membatalkan sejumlah penerbangan menuju Ternate melalui Bandara Sultan Baabullah pascaerupsi Gunung Gamalama, Kamis (18/12).

“Kebijakan ini kami lakukan seiring masih tingginya aktivitas Gunung Gamalama Ternate,” kata Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto, dihubungi dari Surabaya, Sabtu (20/12).

Selain itu, ungkap dia, pembatalan sejumlah penerbangan dari dan ke Bandara Baabullah Ternate juga dipicu kondisi infrastruktur tersebut yang masih belum kondusif untuk operasi penerbangan. Kebijakan itu juga sesuai Notification to Airman (NOTAM) Nomor C.0730/14.

“Beberapa penerbangan dari dan menuju Ternate yang dibatalkan di antaranya GA 648 rute Jakarta-Ternate, dan GA 649 rute Ternate – Jakarta,” katanya.

Kemudian, jelas dia, penerbangan GA 7642 rute Ambon  Ternate dan GA 7643 rute Ternate – Ambon. Di samping itu penerbangan GA 684 rute Menado – Ternate dan GA 685 rute Ternate – Manado.

“Bahkan penerbangan pesawat GA 660 rute Makassar  Ternate dan GA 661 rute Ternate – Makassar,” katanya.

Sebelumnya, tambah dia, Garuda Indonesia juga telah melakukan pembatalan penerbangan dari dan menuju Ternate pada Jumat (19/12). Salah satu penyebabnya karena ditutupnya Bandara Sultan Baabullah Ternate akibat dampak meletusnya gunung Gamalama pada hari Kamis malam (18/12).

“Sementara itu, bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan pada hari ini kami imbau untuk melakukan penjadwalan ulang penerbangan pada hari selanjutnya setelah dibukanya bandara di sana. Penjadwalan ulang tersebut tidak dikenakan biaya sepeser pun,” katanya.

Di sisi lain, sebut dia, penumpang juga dapat melakukan full refund bila memutuskan untuk tidak jadi terbang. Meski demikian, Garuda Indonesia akan terus mengawasi situasi dan perkembangan berkaitan dengan aktivitas Gunung Gamalama.

Baca Juga :
Disidak, Bule Perancis Melawan Tusuk Petugas, Ditembak Mati

“Kami juga siap terbang kembali ke Ternate setelah Bandara Sultan Baabullah dinyatakan dibuka kembali oleh otoritas yang berwenang,” katanya.

Oleh sebab itu, lanjut dia, maskapai penerbangan tersebut menyampaikan permohonan maaf terkait pembatalan penerbangan-penerbangan itu dikarenakan situasi Force Majeur. Apalagi kondisi tersebut memang di luar kendali perusahaan. AN-MB 

activate javascript

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.