Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

DPW NasDem usulkan Surya Paloh maju capres 2024

Metro Bali
single-image

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate usai pertemuan dengan perwakilan Facebook di Kementerian Kominfo, Kamis (7/11/2019). (ANTARA/Natisha Andarningtyas)

Jakarta (Metrobali.com) –
Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan dalam sesi pandangan umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem, sebanyak tujuh DPW mengusulkan agar Surya Paloh menjadi calon presiden di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

“DPW mengusulkan kembali Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai NasDem 2019-2022 dan ada tujuh diantaranya juga mengusulkan (Surya Paloh) sebagai capres di 2024,” kata Johnny G Plate di area Kongres Ke-2 Partai NasDem di JI Expo, Jakarta, Sabtu.

Dia mengatakan ketujuh DPW yang mengusulkan antara lain NTT, NTB, Jambi, dan Gorontalo.

Dia mengatakan karena agenda pembahasan capres tidak ditetapkan dalam empat rapat pleno maka usulan tersebut hanya ditampung.

Selanjutnya menurut dia, pembicaraan terkait capres 2024 akan berkembang di rapat komisi dan rapat pleno selanjutnya pada Minggu (10/11).

“Namun agenda itu tidak menjadi agenda di empat rapat pleno hari ini maka hanya ditampung dan besok akan dibicarakan kembali,” ujarnya.

Johnny mengatakan, para pengusul belum bertanya kepada Surya Paloh apakah bersedia menjadi capres di Pilpres 2024.

Namun menurut dia, mekanisme pencalonan presiden itu ada beberapa modelnya termasuk misalnya salah satunya melalui proses demokratisasi “bottom up”.

“Sehingga bisa saja memilih model konvensi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, dunia perguruan tinggi, tokoh tokoh agama, tokoh masyarakat, pegiat sosial lembaga swadaya, rekan-rekan partai politik, organisasi massa untuk berpartisipasi dalam konvensi,” katanya.

Konvensi menurut dia, salah satu opsi namun mekanisme akhir dalam rangka pencalonan presiden 2024, partainya menunggu perubahan perkembangan dan dinamisnya politik Indonesia setelah 2019. (Antara)

Baca Juga :
Lima Janji Jokowi Lima Tahun Kedepan
Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.