Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dengan Waktu 45 Menit Risidivis Dibekuk

Metro Bali
single-image

Klungkung (Metrobali.com)-
Team Buser Polres Klungkung yang dipimpin langsung Kanit IV Reskrim IPDA I Gede Sudiarna perlu diacungi jempol. Dengan selisih waktu 45 menit dari laporan masuk yang diterima sekira pukul 10.00 wita berhasil menangkap pelaku. Laporan tersebut adalah dimana korban bernama Budi Yansah 23 tinggal dijalan Darmawangsa Gg III No. 9 Semarapura Klod Kangin, Klunghkung datang ke Polres Klungkung untuk melapor kehilangan HP Black Berry Gemini Type 8250 warna putih.

Hilangnya HP BlackBerry pada  Minggu ( 17/6-2012 ) sekira pukul 05.00 wita yang ditaruh didalam almari pakaian, saat itu korban bersama saksi ( Toni ) berangkat solat subuh ke Masjid Al Fatah. Sekitar pukul 06.00 wita korban kembali ke kos dan korban mengecek HP Black Berry sudah tidak ada. Korban menanyakan saksi. Dijawab saksi bahwa saat berangkat ke Masjid berpapasan dengan Adi. Sementara kunci kamar ditaruh diatas kilometer listri. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 1,4 juta. Dan korban baru melaporkan pada hari Minggu 24/6 sekira pukul 10.00 wita.
Berdasarkan laporan tersebut anghgota langsung turun kelapangan karena sudah dapat imformasi dari saksi korban. Tidak menunggu terlalu lama sekira pukul 10.45 wita pelaku dibekuk dan dikeler ke Polres Klungkung untuk proses lebih lanjut.
Ketika Metrobali.com menemui tersangka  ternyata seorang risidivis yang membuat resah masyarakat khususnya di Klungkung. Dia adalah Aditya Rohman 17 alamat Kampung Jawa tepatnya dibelakang Rutan Klungkung.
Saat ditanya Metrobali, tersangka (Aditya) mengakui perbuatannya telah mengambil HP Black Berry ditempat kos korban dimana saya sering main ketempat korban, akunya. Kejadiannya ada seminggu yang lalu subuh sekira 05.30 wita, dengan berjalan kaki saya menuju kos kosan korban tujuan untuk mengantar saya pulang, namun korban tidak ada dan saya mendengar suara HP korban berbunyi. Tanpa ada orang yang curiga ditempat tersebut saya mengambil konci kamar korban diatas kilometer listrik yang mana sebelumnya saya sudah tahu dimana letak konci kamar korban ditaruh karena saya sudah sering main kesana, ujar Aditya santai.
Lanjut HP saya taruh di rumah dimana kartunya saya buang. Pada saat ditangka saya sedang tidur di kamar dan dibangunkan oleh Polisi. Saya sempat mengelak tidak ada mengambil HP korban, karena ada saksi yang mengetahui sebelumnya saya memegang HP Black Berry warna putih. Akhirnya saya mengakui dan bersama barang bukti saya dibawa ke Polres, paparnya polos.
Sementara saat dihubungi lewat ponsel Kasubag Humas Polres Klungkung AKP I Made Sudanta membenarkan adanya laporan kehilangan HP Black Berry malah pelakunya sudah tertangkap, ujar Sudanta. Laporan tersebut disampaikan lewat telpo oleh SPK yang bertugas, saat ini tersangka sedang dimintai keterang oleh penyidik, imbuh Sudanta. SUS-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Pemerintah tetap inginkan presidential threshold 20-25 persen

Leave a Comment

Your email address will not be published.