Njoman Gede Suweta

Denpasar (Metrobali.com) –
Ketua DPW PAN Provinsi Bali Njoman Gede Suweta, menilai bahwa Zulkifli Hassan merupakan salah satu satu kader terbaik yang dimiliki PAN saat ini. Bahkan, dalam kapasitasnya saat ini, Zulkifli diyakini mampu berperan dan berkontribusi dalam upaya meningkatkan suara PAN pada tahun 2019 nanti.

Menurut Suweta, terpilihnya Zulkifli Hassan sebagai Ketua MPR yang adalah Lembaga Tertinggi Negara, merupakan bukti konkrit betapa Zulkifli adalah tokoh penting. Zulkifli, bahkan disebut Suweta sebagai negarawan yang diperhitungkan, dan bukan tokoh politik yang biasa-biasa saja.

Meski demikian, Suweta justru tak menghendaki Zulkifli menjadi Ketua Umum PAN periode 2015-2020. Zulkifli, menurut dia, lebih tepat apabila fokus memimpin MPR. Adapun yang memimpin partai lima tahun ke depan, tetap dipercayakan kepada incumbent, Hatta Rajasa.

“Dengan demikian, kita akan menemukan perhitungan matematis, satu ditambah satu sama dengan dua. Tidak sebaliknya, bila Ketua MPR merangkap Ketua Umum, maka PAN akan menemukan hasil perhitungan satu tambah satu sama dengan satu,” ujar Suweta, di Denpasar, Jumat (12/2).

Ia pun berharap, hal ini dapat dipahami juga oleh seluruh kader PAN menjelang Kongres di Bali, akhir Februari nanti. “Yang harus diingat, PAN tidak sekedar membutuhkan Ketua Umum,” ucap mantan Wakapolda Bali itu.

Dalam kapasitas sebagai Ketua MPR, diakuinya Zulkifli memiliki peluang dan kesempatan yang sangat besar dan luas untuk berbuat demi kebesaran PAN. Bahkan, keberhasilan Zulkifli menjadi Ketua MPR, berpengaruh positif dalam mendongkrak prolehan suara PAN tahun 2019.

Apalagi dalam situasi negara yang sedang menghadapi krisis konstitusi seperti sekarang, menurut Suweta, maka peran MPR akan semakin dibutuhkan. “Tugas Ketua MPR tentu akan semakin berat,” tegas Suweta, yang juga Ketua Gerakan Pemantapan Pancasila Bali itu.

Baca Juga :
Baliho-baliho Tolak Reklamasi Teluk Benoa Dirusak, Desa Adat Langsung bangkit Melawan

Dalam situasi seperti ini, kata dia, Zulkifli selaku kader PAN berpeluang untuk menunjukan prestasi dan keberhasilannya di mata publik. Dan hal itu tidak harus dengan menjadi Ketua Umum PAN.

“Dengan tetap menjadi Ketua MPR tanpa menjadi Ketua Umum pun, Saudaraku Zulkifli sudah memiliki ruang dan kesempatan yang sangat memadai untuk bersama kader terbaik lainnya mengembangkan dan membangun PAN menuju kejayaan di tahun 2019,” tegas Suweta.

Adapun untuk posisi Ketua Umum PAN, bagi Suweta, idealnya tetap dipercayakan kepada incumbent Hatta Rajasa. Apalagi, Hatta sudah tidak lagi disibukkan oleh tugas kenegaraan, baik di Eksekutif maupun di Legislatif.

“Dengan melihat track record, kinerja, prestasi, pengalaman dan kematangan seorang Hatta dalam kehidupan ketata negaraan dan politik, pada saat ini Hatta tidak membutuhkan PAN tetapi PAN yang membutuhkan Hatta,” pungkas Suweta. MSE-MB