Mangupura (Metrobali.com)

 

Sejatinya atensi kasih sayang yang kita berikan kepada anak-anak yatim piatu tidak saja diberikan pada saat perayaan Paskah ataupun perayaan agama lain.

 

Hal tersebut dikemukakan oleh Esther Gehl Harianja dari Yayasan Lentera Rumah Warna saat melakukan aksi sosial dan peragaan busana di MAZU Beach Club, Pecatu – Jimbaran Bali, Sabtu (16/4/2022).

 

Donasi kepada Panti Asuhan Budi Mulia, Jembrana dan Panti asuhan Al-Munawaroh yang diberikan oleh Yayasan Lentera Rumah Warna menandai kemeriahan acara yang berlangsung di MAZU Beach Club yang dipadati sejumlah komunitas yaitu FIAN Badung yang dipimpin Marcellino Wauran dan Budi Dharma, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Bal.

 

Keseruan terlihat saat anak-anak mencari telur paskah yang terselip di seputaran arena MAZU Beach Club, ritual mencari telur biasanya dilakukan oleh umat Kristen di Eropa dan Asia serta mewarnai telur-telur Paskah dengan warna-warna cerah, meminta berkat atasnya, menyantapnya, serta memberikannya kepada teman dan sahabat sebagai hadiah Paskah.

 

“Kami memang sengaja menghadirkan sejumlah kegiatan dalam rangkaian perayaan Paskah di bulan suci Ramadhan ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Esther Gehl di MAZU Beach Club, Jimbaran.

 

Tak hanya fashion show dan charity event namun sejumlah pewirausaha dan UMKM tampil menyemarakkan kegiatan. Rancangan desain dari Desainer Erik Mubarak yang diperagakan sejumlah model dengan balutan konsep ‘Suistanable’ dan ‘ECO Green design’ menyeruak apik ditengah berlangsungnya acara.

 

Esther Gehl yang juga menakhodai Forum Indonesia Anti Narkoba (FIAN) Bali juga menggaungkan pesan ‘War on Drugs’ pada kegiatan ini serta senantiasa berpesan agar masyarakat menjauhi narkoba demi menjaga kelangsungan generasi mendatang.

Baca Juga :
Pemkab Jembrana Keluarkan Edaran , Ngembak Geni Masyarakat Dihimbau Tetap di Rumah

 

MAZU Beach club, sebuah venue menawan di Pantai Balangan, Jimbaran memberikan apresiasi terhadap aksi sosial dan peragaan busana ini yang diharapkan dapat menjadi kegiatan yang positif dalam upaya membangkitkan pariwisata Bali. (hd)