Denpasar (Metrobali.com)-
Perbekel Desa Peguyangan Kaja Made Parmita mengatakan,  kegiatan ini merupakan program pemerintah berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang kurang mampu dan marginal, bersifat produktif yang mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyrakyat. Dalam program ini pihaknya melakukan penebaran bibit ikan Lele dan penanaman bibit Terong. “Dalam menjalankan program ini kami melibatkan 35 orang masyarakat yang  tidak memiliki pekerjaan, sehingga ada pemberdayaan ,” ungkap Parmita.
Menurutnya dari jumlah pekerja tersebut sebanyak 5 orang untuk pembersihan lahan, 22 orang menangani kegiatan bidang Hewani dan 8 orang untuk di bidang Nabati. Untuk hasil dari panen akan di jual ke Bumdes. Hasil penjualannya tersebut akan diputar untuk membeli bibit kembali.
Sedangkan untuk honor pekerja pada tahun ini masih ditanggung di anggaran Desa melalui APBDes. Karena program ini merupakan keberlanjutan maka untuk selanjutnya honor pekerja diharapkan bisa  diberikan dari hasil panen. Dengan demikian program tersebut bisa tepat  sasaran  sesuai dengan harapan pemerintah dalam  memberdayakan masyarakat.
Sumber : Humas Pemkot Denpasar
Baca Juga :
Satu Aktivis Jalak Sidakarya Ditangkap Polda Bali