Denpasar (Metrobali.com)-

Untuk mewujudkan kesetaraan gender pemilahan data berdasarkan jenis kelamin sangat penting untuk menghasilkan data gender. Dalam perspektif gender, penyediaan data, analisis, dan pelaporan menurut jenis kelamin dimaksudkan untuk menyajikan data dan informasi tentang pengalaman khusus dalam kehidupan sebagai perempuan dan laki-laki. “Data terpilah berdasarkan jenis kelamin ini menjadi inti dalam menghasilkan data gender, yaitu informasi yang mengandung isu gender, termasuk di dalamnya isu anak,” ujar Luh Emik Eka Indriyani, Kabid Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga, Data dan Informasi pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar (P3AP2KB) mewakili Kepala Dinas I Gusti Agung Sri Wetrawati di acara Bimbingan Teknis Penyusunan Data Terpilah pada Perangkat Daerah se-Kota Denpasar di ruang pertemuan BKPSDM Kota Denpasar, Senin (4/7).

Lebih lanjut Luh Emik menuampaikan dengan adanya data terpilah diharapkan tidak adanya kesenjangan gender untuk proses perencanaan pembangunan. Sesuai Instruksi Presiden No. 9 tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender. Dimana mengamanatkan semua kementerian dan lembaga, pemerintah daerah melakukan pengarusutamaan gender sehingga seluruh proses penyusunan perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kebijakan program mempertimbangkan aspek gender. Lebih lanjut Emik mengatakan, data gender akan menjadi elemen pokok dalam pengarusutamaan gender dan pemenuhan hak anak di berbagai bidang pembangunan agar responsif gender dan pemenuhan hak anak. “Dengan data yang terpilah berdasarkan jenis kelamin, maka akan dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut,” kata dia.

Lebih lanjut Luh emik memastikan bahwa data akan menjadi dasar dalam proses pembangunan sehingga dibutuhkan data setiap tahapannya, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi. Data gender juga penting mengingat status kesetaraan gender masih timpang. Data terpilah yang telah dibuat kemanfaatannya sangat besar diantaranya mempersempit ruang pemecahan masalah, sebagai alat analisis gender dan sebagai evaluasi atas dampak kebijakan gender. Disamping itu adanya data terpilah membuka wawasan tentang kesenjangan gender. Dan pemilahan gender juga dapat menunjukkan status dan peran kondisi masyarakat laki dan perempuan di bidang pembangunan.

Baca Juga :
Bamsoet: Sabam Sirait sosok guru politik Indonesia

Kabid Pengelolaan Informasi Publik pada Dinas Dinas Komunikasi & Informatika Kota Denpasar I Gede Wirakusuma yang membawa materi tentang kebijakan dan tata kelola satu data Denpasar sangat penting dalam menunjang pemilahan data gender. Dengan adanya tata kelola satu data Denpasar diharapkan mempermudah memperoleh semua data termasuk juga data gender. “Tata kelola satu data mempunyai peran penting bagi perencanaan pembangunan di Kota Denpasar. Kami harapkan semua perangkat daerah mempu mengidentifikasi data dimasing-masing perangkat daerah,” ujarnya. Salah satunya di Dinas P3AP2KB Kota Denpasar dalam membuat data pemilahan gender.

 

Sumber : Humas Pemkot Denpasar