Klungkung ( Metrobali.com )-

Warga Desa Lepang dibuat geger, pasalnya salah satu warga Dusun Pau, Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung, dikabarkan tenggelam dibawa arus pantai Lepang. Warga yang dimaksud adalah I Gede Putra Wira Sanjaya 20. Terpantau di Pantai Lepang, Banjarangkan banyak warga yang datang. anggota Polsek Banjarangkan, TNI dan Camat banjarangkan memantau jalannya pencartian korban.

Dari informasi yang dihimpun di TKP bahwa korban pada Sabtu ( 25/5 ) sekira pukul 08.00 wita bersama teman temannya tiba di pantai Lepang untuk latihan pencak silat. Ada sekitar 10 anggota pencak silat ( pirsai diri ) yang datang. Anggota dipimpin pelatihnya I Nyoman Rana 47 warga Tihingan. Menurutnya usai latihan selama 1,5 jam sekira pukul 09.30 wita korban bersama teman yang ada mandi di pantai. Ketika itu korban dilihat dihantam gelombang, dan korban sempat berenang untuk ke tepi. Namun ombak kembali datang menghamtamnya dan dabawa ketengah, ujar Rana. ” Korban saya lihat sempat berenang ada sekitar 15 menit, namun karena gelombang sangat besar dan saya sempat untuk membantu dengan menggunakan bambu yang ada ” ungkapnya di TKP.

Sementara itu menurut orang tua korban Nyomaan Purna 52 yang ditemu di TKP mengatakan korban sempat pamit sekitar 07.00 wita sebelumnya untuk latihan pencak silat. Hal itu sudah rutin dilakukan korban, ujarnya. Menurutnya tidak ada pirasat apa apa, dirinya tenang tenang aja. ” Ya saya tidak ada pirasta apa apa ” ucapnya. Korban diketahui tenggelan dari anaknya yang no 2. Dia adalah Oka Sastrawam 13, dan dirinya langsung menuju dimana anaknda tenggelam.

Sementara anggota Polsek banjarangkan yang dipimpin langsung Kapolsek AKP I Putua Ardana bersama anak buahnya turut memantau pencarian korban. Tidak itu saja anggota TNI, Camat Banjarangkan tampak berada di TKP. Tim Lipgad dari tegal besar dan lebih gianya tampak datang untuk pencarian korban. Hingga berita ini diturunkan korban belum ditemukan. SUS-MB