Mangupura (Metrobali.com)-

Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa kembali memenuhi undangan untuk hadir dalam karya Pujawali yang dilaksanakan masyarakat yang ada di Kecamatan Mengwi, tepatnya di Pura Dalem Tungkub Desa Adat Anggungan, Selasa 14 Juni 2022. Selain turut serta ngrastiti bakti dengan persembahyangan dalam pujawali yang dirangkai dengan upacara pawintenan di pura tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Badung yang akrab disapa WS itu, juga ngaturang punia Rp 7,5 juta.

Di hadapan krama lanang istri dan yowana, Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa menyampaikan kehadirannya di Pura Dalem Tungkub untuk memenuhi uleman atau undangan prajuru pura yang disampaikan kepada dirinya selaku wakil rakyat. Wayan Suyasa tokoh inovatif asal Desa Penarungan Mengwi ini menyatakan rasa bangga dan apresiasi kebersamaan krama pengempon dalam melaksanakan swadarma dan swagina dalam pujawali di Pura Dalem Tungkub berlandaskan lascarya bakti dengan didasari rasa tresna segilik seguluk sabayantaka.

“Hal ini yang sangat kami apresiasi selaku bagian Pemerintah Kabupaten Badung khususnya di legislatif menyaksikan swadarma krama yang sudah dilaksanakan di Pura Dalem Tungkub,” ucapnya.

Sekali lagi, tokoh tiga periode di DPRD Badung ini menjelaskan kehadirannya di Pura Dalem Tungkub dalam pelaksanaan karya pujawali ini untuk turut serta ngrastiti bakti agar krama diberikan keselamatan, kerahayuan dan kesehatan. Sekaligus memohon tuntunan kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam melaksanakan swadarma sebagai wakil rakyat di Kabupaten Badung.

Wayan Suyasa yang didampingi tokoh masyarakat Putu Rawan juga menegaskan kesiapannya untuk  memfasilitasi apa yang menjadi aspirasi masyarakat khususnya meringankan beban masyarakat dalam pembangunan. Tak lupa Wayan Suyasa juga mengajak krama pengempon untuk senantiasa berdoa agar pandemi covid-19 segera sirna dan perekonomian kembali pulih.

Baca Juga :
POLRI : Pengaman Sidang PHPU Selanjutnya Tetap Berlapis

“Sekali lagi mari jaga paiketan pasemetonan yang sudah terjalin baik, jangan terkotak – kotak karena kepentingan politik sesaat,” ajaknya. Sebagai bagian Pemerintah Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa juga memohon maaf pemerintah belum dapat meringankan beban masyarakat melalui pemberian bantuan seperti dahulu, akibat pendapatan Kabupaten Badung  yang bersumber dari pajak hotel dan restoran menurun tajam sebagai dampak pandemi covid-19. Wujud cihna bakti turut serta dalam karya pujawali ini, Wayan Suyasa ngaturang punia Rp 7,5 juta.

Mewakili Prajuru Pura Dalem Tungkub Desa Adat Anggungan Gede Mertamaya menyatakan terima kasihnya atas kehadiran Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa yang sekaligus turut ngaturang bakti dan ngaturang punia. Lantas, Gede Mertamaya juga menegaskan turut ngrastiti (mendoakan, red) apa pun langkah politik Wayan Suyasa ke depan dapat dikabulkan Ida Sanghyang Widhi Wasa.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Pujawali Pura Dalem Tungkub, Putu Armawan yang menyebut sosok Wayan Suyasa merupakan  wakil rakyat yang konsisten dalam memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat. “Kami selaku pengempon pura di sini sudah banyak dibantu Pak Suyasa dalam pembangunan Parahyangan Ida Betara, sekali lagi kami sampaikan Pak Wayan Suyasa sudah menunjukkan kinerjanya sebagai wakil rakyat,” tegasnya. (Sut-mb)