Denpasar (Metrobali.com)-
Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2012, Wakil Walikota IGN. Jaya Negara melakukan inspeksi terhadap beberapa proyek fisik yang ada di Kota Denpasar, Senin (26/11). Proyek bangunan fisik yang sebagian besar didanai dari APBD Kota Denpasar mendapat perhatian yang serius dari orang nomer dua di Kota Denpasar.
“Kami tidak ingin proyek-proyek ini sampai molor dan minta agar rekanan memperhatikan waktu penyelesaian sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani. Disamping memperhatikan tenggat waktu penyelesian kualitas harus juga diperhatikan,” kata Jaya Negara.
Memang dalam sidak kemarin, Jaya Negara yang didampingi sejumlah pimpinan SKPD seperti Ketua Bappeda IGP. Anindya Putra, Kadis PU. Ir. Ketut Winarta, Kadis Perijinan AA. Rai Soryawan, Kadis DKP Ketut Wisada dan Kabag Probang Jimmy Sidharta, menemukan beberapa proyek yang tidak mencapai target. Pada kesempatan Jaya Negara tersebut meminta agar menggenjot pekerjaan dengan menambah tenaga tukang ataupun menambah jam kerja. “Demikian juga masalah kualitas harus betul diperhatikan, jangan hanya karena mengejar waktu, tapi mengabaikan kualitas,” katanya.
Proyek pertama yang dikunjungi adalah pembangunan Gedung Sekretariat DPRD Kota Denpasar. Proyek senilai 7,2 M yang digarap PT. Alit Wirajaya sampai kemarin realisasinya baru 79 persen padahal rencana yang ditetapkan 88 persen jadi minus 9 persen.
Untuk mengejar ketertinggalan tersebut pihak rekanan meminta penambahan waktu selama 19 hari. Dari kontrak yang rencana selesai tanggal 6 Desember menjadi 25 Desember. Demikian juga terhadap penggarapan trotoar di jalan Surapati dan jalan Hayam Wuruk juga mengalami kemoloran. Proyek yang seharusnya selesai 7/11 lalu, hingga saat ini belum tuntas. Atas keterlambatan tersebut rekanan yang mengerjakan proyek tersebut yakni CV Karang Asti dikenakan pinalti.
Setelah itu proyek yang dikunjungi adalah pembuatan central parkir Basement jalan Sulawesi . Proyek yang digarap PT. Sekar Kedaton Nusantara justru mengalami kemajuan dari target yang ditetapkan. Sampai saat ini progress yang dicapai 89 persen dari rencana sebesar 87 persen sehingga melebihi target yang ditetapkan sebesar 2 persen. Project Manager M. Aris Rizaldi mengatakan proyek senilai 6,6 M akan dapat selesaikan tepat waktu.
“Kami pastikan proyek dapat diselaikan tepat waktu yakni pada 16 Desember mendatang, sekarang dalam tahap finisihing,”katanya.
Proyek yang terkahir dikunjungi adalah pembangunan Gedung Pelayanan Publik di kawasan Lumintang. Kantor yang direncanakan untuk pusat pelayanan masyarakat ini dikerjakan oleh rekanan PT. Ardi Tekindo Perkasa. Proyek senilai 40,7 M ini sesuai kontrak akan selesai tanggal 21 Desember mendatang.
Sampai saat ini releasinya baru mencapai 81 persen dari rencana sebesar 91 persen. Namun Dirut PT. Ardi Tekindo Perkasa Andi Alfian mengaku optimis pekerjaan selesai tepat waktu. “Sisa waktu yang ada ini akan kami genjot pekerjaan sehingga sehingga dapat selesai sesuai dengan target yang ditetapkan,”katanya. DEWA-MB
Baca Juga :
Prabowo-Hatta Unggul Sementara Hasil Rekapitulasi 15 Provinsi