Denpasar (Metrobali.com)-

Masa Orientasi Siwa (MOS) sekolah SMP, SMA/SMK Se-Kota Denpasar di buka secara resmi Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (15/7) di Lapangan Puputan badung I Gst. Ngurah Made Agung yang ditandai dengan penyerahan bubuk ABT, komposting, bibit Pohon, serta penyerahan pakaian layak pakai dari siswa kepada pengurus Forum Komunikasi Osis Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Walikota I.B Rai Mantra menekankan pelakasanaan MOS bagi siswa Se-Kota Denpasar untuk dapat beradaptasi terhadap lingkungan, terutama masalah lingkungan dan sosial di Kota Denpasar. Disamping itu dengan berbagai kegiatan MOS ini dapat terlaksana dengan baik, sejuk, kreatif dan berbudaya serta jauh dari kekerasan. yang pelaksanaanya mampu meningkatkan intelektual, pemahaman lingkungan, dan peningkatan kecerdasan, serta pengingkatan disiplin bagi siswa.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra juga menyematkan Pin HIV/AIDS dan Narkoba kepada perwakilan siswa MOS yang nantinya para siswa peserta MOS diberikan pendidikan dan juga untuk ikut mecegah HIV/AIDS dan Narkoba. Siswa sebagai kader-kader diharapkan mampu mempengaruhi teman-temannya agar tidak melakukan hal-hal yang tidak baik bagi dirinya. HIV/AIDS dan Narkoba juga sebagai masalah remaja yang perlu diketahui para siswa sekolah. Disamping itu pelaksanaan MOS ini juga ditekankan pada kegiatan lingkungan, dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk, dan masalah penghijauan atau green konsep yang harus dilaksanakan untuk masa depan lingkungan kita. Hal ini juga terkait dengan mengatasi masalah sampah di kota Denpasar, dengan terus meningkatkan disiplin dalam membuat sampah serta melakukan pengolahan sampah yang nantunya mampu menjadi barang bernilai.

“Masalah sampah plastik, para siswa dapat memahai terkait dengan penangannya yang diurai sangat lama di alam sehingga harus ditangani sebaik-baiknya. Dalam pelaksanaan MOS kali ini juga dilaskanakan lomba pengumpulan sampah plastik yang akan diberikan pengharagaan kepada siswa, bagi pengumpul sampah plastik terbanyak,” ujar Rai Mantra.

Baca Juga :
Kuburan Kebebasan Pers, Kebenaran yang Dikhianati

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Supartha mengatakan pelaksanaan MOS ini sebagai upaya untuk menjembatanni siswa mengenal dijenjang pendidikan barunya baik sosial maupun program belajar. Pelaksanaan MOS menurut Supartha diserahkan kepada sekolah yang bersangkutan dengan betul-betul diarahkan dalam kegiatan positif dan bermanfaat bagi peningkatan kemampuan akdemis siswa. Mos dilaksanakan dari tanggal 15-17 Juli medatang yang dilanjutkan dengan kegiatan bakti penghijauan, pemberantasan sarang nyamuk diseluruh desa Se-Kota Denpasar, yang diikuti siswa SMP Negeri sebanyak 2.400 peserta, tingkat SMA negeri diikuti 2080 siswa. PUR-MB