Ket foto : Walikota Denpasar, I  Gusti Ngurah Jaya Negara saat memimpin Rapat Kordinasi bersama Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar di Ruang Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar, Senin (24/1)/MB

Denpasar (Metrobali.com) –

Beragam langkah terus dioptimalkan Pemkot Denpasar guna mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Setelah sebelumnya menggelar Rakor bersama Forkopimda, Satgas dan OPD, Walikota Denpasar, I  Gusti Ngurah Jaya Negara kembali menggelar Rapat Kordinasi yang kali ini bersama Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar di Ruang Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar, Senin (24/1). Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar.

Walikota Denpasar, I  Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut mengatakan, pelaksanaan Rapat Kordinasi ini sebagai upaya untuk menyamakan persepsi dari Satgas Covid-19 Kota Denpasar bersama Satgas Covid-19 Desa/Lurah. Hal ini merupakan upaya berkelanjutan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Mengingat, kasus Covid-19 di Kota Denpasar mulai menunjukan tren peningkatan.

“Rapat kordinasi ini merupakan upaya menyamakan persepsi dan kordinasi, serta memecahkan masalah yang mungkin terjadi di lapangan dalam mendukung optimalisasi langkah-langkah pencegahan penularan Covid-19, sehingga upaya mengantisipasi lonjakan kasus dapat terus dioptimalkan,” ujarnya

Sebelumnya, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( racing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi, menyiapkan  Isolasi Terpusat (Isoter), Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dati ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

Selanjutnya turut digencarkan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi (5M) hingga pemberian bantuan Sembako bagi masyarakat Kota Denpasar yang terkonfirmasi Covid-19.

“Jadi beberapa langkah strategis ini kami akan terus optimalkan, harapan kami masyarakat yang masih isoman bisa dirujuk ke Isoter, Perbekel/Lurah kami harapakan terus berkordinasi dalam mendukung pelaksanaan Isoter, sehingga bisa memutus penularan covid 19,” kata Jaya Negara.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga telah memastikan kesiapan RS Rujukan Covid-19 di Kota Denpasar. Hal ini berkaitan dengan ketersediaan oksigen, tempat tidur dan obat-obatan.

“Tadi sudah kita cek, RSUD Wangaya untuk oksigen, tempat tidur dan obat masih mencukupi, semoga lonjakan bisa kita antisipasi sejak dini, dan untuk sembako kita juga sudah sediakan bagi masyarakat Kota Denpasar yang terkonfirmasi positif Covid-19,” jelasnya

Jaya Negara juga menekankan kepada jajaran terbawah, yakni Satgas Covid-19 di tingkat Desa/Kelurahan sebagai ujung tombak pencegahan penularan Covid-19 untuk tidak lengah. Hal ini lantaran titik lengah dapat berakibat terhadap peningkatan kasus.

“Kami sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi atas usaha rekan-rekan selama ini, namun untuk mencegah terjadinya lonjakan, kembali kami ingatkan agar tidak lengah dan tetap semangat, penerapan disiplin protokol kesehatan itu wajib, scan Pedulilindungi juga wajib, jangan kendor, mari bersama saling mendukung dan bersinergi dalam penanganan pandemi,” ujar Jaya Negara sembari mengajak masyarakat untuk menerapkan disiplin 5M dimanapun dan kapanpun.

Sementara, Ketua Forum Perbekel/Lurah Kota Denpasar I Gede Wijaya Saputra mengaku siap menjalankan arahan Walikota Denpasar. Hal ini berkaitan dengan upaya antisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Denpasar.

“Siap melaksanakan perintah, soliditas yang telah terbangun agar terus dioptimalkan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mari bahu membahu menangani pandemi  Covid-19 ini, terutama pencegahan penularan dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan,” ujarnya. RED-MB