Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menghadiri Upacara Melaspas dan Mecaru di PAUD, TK dan SMP Kesuma Sari, Yayasan Pembangunan Banjar Pegok, bertepatan dengan Tilem Jiyesta, Senin (30/5).

Denpasar, (Metrobali.com)

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Upacara Melaspas dan Mecaru di PAUD, TK dan SMP Kesuma Sari, Yayasan Pembangunan Banjar Pegok, bertepatan dengan Tilem Jiyesta, Senin (30/5). Upacara ini dilaksanakan usai tuntasnya pembangunan fisik Gedung SMP Kesuma Sari.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Made Setiadi, Bendesa Adat Sesetan, I Made Widra, OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar, serta undangan lainya. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara turut ngaturang punia.

Klian Adat sekaligus Pembina Yayasan Pembangunan Banjar Pegok, I Nyoman Susun mengatakan, upacara melaspas dan mecaru ini dilaksanakan lantaran proses pembangunan gedung SMP Kesuma Sari telah tuntas. Dimana, sebagai wujud sradha dan bhakti, turut dilaksanakan upacara melaspas dan mecaru untuk mendukung kelancaran nanti saat digunakan.

Lebih lanjut dijelaskan, pembangunan Gedung SMP ini tidak lepas dari dukungan pemerintah, swasta, BUMN serta donatur lainya. Sehingga gedung ini dapat berdiri dan dilaksanakan upacara.

“Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak, sehingga gedung ini dapat berdiri dan dilaksanakan upacara melaspas dan mecaru,” ujarnya

Dikatakanya, dengan optimalnya infrastruktur sekolah di PAUD, TK dan SMP Kesuma Sari, Yayasan Pembangunan Banjar Pegok ini diharapkan dapat mendukung terciptanya pendidikan berkelanjutan di kawasan Banjar Pegok, Desa Adat Sesetan dan Kota Denpasar.

Baca Juga :
Tabanan Proyek Percontohan GP PTT Kedelai

“Jadi kami disini hadir untuk mendukung pendidikan berkelanjutan di Kota Denpasar, bagi masyarakat yang anaknya tidak diterima di Sekolah Negeri dapat memilih SMP Kesuma Sari sebagai alternatif, dan tentunya tidak kalah saing dengan sekolah lainya di Kota Denpasar,” jelasnya

Nyoman Susun menuturkan, sekolah yang bernaung Yayasan Pembangunan Banjar Pegok, Sesetan ini hingga kini telah memiliki empat angkatan untuk SMP dengamn jumlah siswa mencapai 200 orang. Sedangkan untuk PAUD dan TK telah berdiri sejak 20 tahun lalu.

“Harapan kami pendidikan terus maju, mari bergabung bersama PAUD, TK dan SMP Kesuma Sari untuk bersekolah,” ujarnya

Sementara, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas upaya serius Yayasan Pembangunan Banjar Pegok yang bernaung dibawah Banjar Pegok ini dalam mendukung dunia pendidikan. Hal ini tentu menjadi angin segar, terlbih Kota Denpasar yang membutuhkan fasilitas pendidikan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

“Tentu sebagai pemerintah kami memberikan apresiasi, hal ini merupakan implementasi spirit Vasudhaiva Khutumbakam, yakni bersama bergandengan untuk mendukung pembangunan, termasuk pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat, dan semoga dengan upacara melaspas dan mecaru ini dapat menciptakan keseimbangan dengan sradha dan bhakti yang kita persembahkan,” ujar Jaya Negara. (WAY/HumasDps).