Walikota Denpasar Ajak Warga Bersolidaritas Bagi Korban Gempa Lombok

single-image
Foto : Walikota Denpasar saat menerima perwakilan Solidaritas Bali untuk gempa Lombok di ruang kerjanya pada Selasa (14/8/2018).
Denpasar (Metrobali.com)-

Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengajak warga Denpasar untuk ikut bersolidaritas bagi korban gempa Lombok. Ajakan ini ditujukan kepada segenap jajaran SKPD, pelajar dan masyarakat umum. Hal ini disampaikan Rai Mantra saat menerima perwakilan Solidaritas Bali Untuk Gempa Lombok di ruang kerjanya pada Selasa (14/8/2018).

“Solidaritas antar warga khususnya kepada korban gempa Lombok perlu kita bangun bersama. Karena kita perlu membantu saudara-saudara kita di Lombok. Saat ini mereka pasti sangat membutuhkan dukungan dari kita,” kata Rai Mantra. Pihak pemerintah Kota Denpasar sendiri telah melakukan kordinasi untuk menggalang dukungan kemudian siap bersinergi dengan Solidaritas Bali Untuk Gempa Lombok. Termasuk mengetuk kepedulian siswa di sejumlah sekolah di Kota Denpasar.

Dia menambahkan bantuan yang diberikan perlu mempertimbangkan aspek manfaat dan kebutuhan paling urgen. Dalam hal memberikan bantuan Rai Mantra menekankan aspek kuantitas bukanlah yang utama. Tapi bagaimana nwlalui bantuan yang diberikan warga memberikan yang terbaik dari dirinya.

“Dalam hal membantu korban mari kita berikan yang terbaik dari kita. Barang memang penting tapi jauh lebih penting adalah rasa solidaritas yang kita sematkan dalam tiap bantuan yang kita berikan. Karena iru berikanlah yang terbaik dari yang kita punya,” kata Rai Mantra.

Pada kesempatan ini kordinator Solidaritas Bali Untuk Gempa Lombok Robinson Gamar mengatakan solidaritas bagi korban gempa Lombok perlu melibatkan berbagai elemen warga. Bantuan yang akan diberikan selain membantu meringankan beban hidup korban, juga memberi pesan akan adanya solidaritas.

“Dengan aksi solidaritas korban gempa merasa ada saudara-saudara mereka di daerah lain yang turut prihatin,” kata Robi. Dia berharap untuk jangka panjang bantuan yang diberikan bersifat permanen dan memberikan manfaat luas. Dengan membangun sekolah percontohan misalnya.

Baca Juga :
Mediasi Petani dan Investor di Banjar Selasih Kembali Digelar, Inilah 4 Poin yang Telah Disepakati

Sekolah percontohan dimaksud adalah sekolah yang bisa menjadi model bangunan tahan gempa dan memberikan edukasi kebencanaan. Selain itu sekolah yang dibangun di atas semangat solidaritas bisa jadi model untuk mengembangkan nilai-nilai kebinekaan.

“Bantuan yang bersifat monumental dan berguna untuk jangka juga penting untuk direncanakan bersama. Dengan solidaritas segalanya mungkin untuk kita kerjakan,” pungkas Robi.

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

Editor : Whraspati Radha

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.