Walau Pandemi Kreativitas Tak Mati, KBMHD Undiknas Tetap Gelar Art Festival Sambil Kenang 13 Tahun Kepergian Prof Gorda

Metro Bali
single-image

Foto: Para panitia Art Festival, pengurus dan pembina KMBHD Undiknas berfoto bersama usai pelaksanaan Art Festival KMBHD Undiknas.

Denpasar (Metrobali.com)-

Di tengah pandemi Covid-19, KBMHD (Keluarga Besar Mahasiswa Hindu Dharma) Undiknas tetap menunjukkan kreativitas dengan mengggelar Art Festival KBMHD, Jumat (30/10/2020).

Art Festival ini diselenggarakan juga untuk mengenang 13 tahun meninggalnya almarhum Prof Gorda. Sebab pelaksanaan acara Art Festival diselenggarakan setiap bulan Oktober yang merupakan bulan kepergian dari Alm. Prof Gorda (pendiri Perdiknas).

Ketua KBMHD Undiknas I Made Fajar Ari Wibawa Putra menjelaskan Art Festival merupakan bagian dari program kerja KBMHD Undiknas.  Dimana Art Festival ini merupakan program kerja khusus yaitu program kerja yang dipegang oleh Divisi III yang merupakan divisi pengembangan minat dan bakat.

Art Festival ini tujuannya untuk melestarikan seni dan budaya Bali oleh generasi muda Bali pada umumnya dan anggota KBMHD Undiknas Denpasar pada khususnya. Lalu untuk membangun dan mengembangkan potensi generasi muda Bali pada umumnya dan anggota KBMHD Undiknas Denpasar dalam menjaga kelestarian kebudayaan daerah Bali agar tetap lestari,  serta untuk mengembangkan minat dan bakat generasi muda Bali terhadap kesenian Bali.

“Hasil yang kami harapkan dari kegiatan Art Festival ini yaituagar generasi muda Bali mampu melestarikan budaya dan kesenian yang ada di Bali,” imbuh Ketua Divisi III KBMHD Undiknas I Kadek Wahyu Darma Kemara.

Ia menambahkan dalam menjalankan program kerjanya Divisi III mengadakan beberapa lomba seperti lomba lagu pop Bali, lomba ngewacen puisi Bali dll.

Beberapa lomba tersebut diadakan dengan tujuan untuk mewadahi dan menampung kreatifitas Generasi muda dalam melestarikan kebudayaan Bali dan menerapkan ajaran agama Hindu. Lomba- lomba tersebut ditampung dalam sebuah acara yaitu Art Festival KBMHD.

Baca Juga :
Dua Kali Mencuri di Rumah Majikannya, Di-''Juk'' Polisi

Selain itu, Art Festival juga ada malam pagelaran budaya ,dimana beberapa UKM ikut berkontribusi dalam kegiatan tersebut seperti UKM Tari, pemenang dari lomba yang diadakan memiliki kesempatan untuk tampil kembali pada malam pagelaran,dan juga mengundang Band yang berasal dari Bali.

Namun pelaksanaan Art Festival tahun ini berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya dimana tahun ini  Art Festival diselenggarakan dengan konsep semi virtual dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Konsep ini diusung agar tingkat penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas. Karenanya dalam sistem konsep semi virtual ini semua panitia pelaksana berada di kampus sedangkan peserta mengikuti lomba dengan cara mengirimkan video mereka kepada panitia pelaksana dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh panitia.

Tahun ini juga juga tidak diadakan malam puncak yang biasanya di isi dengan pagelaran seni budaya Bali, dimana biasanya setiap tahunnya panitia pelaksana Art Festival KBMHD mengadakan malam puncak setelah rangkaian perlombaan dari Art Festival.

Selain itu yang menjadi pembeda dalam kegiatan Art Festival tahun ini dari tahun- tahun sebelumnya yaitu hanya diadakan kegiatan selama 1 hari yaitu lomba lagu Pop Bali saja. Lombanya pun diadakan secara virtual, hanya beberapa panitia saja yang ke kampus untuk mendampingi juri pada saat melakukan penilaian video peserta lomba.

Peserta lomba, undangan, beserta panitia yang tidak ke kampus pun join melalui Google Meet dan live streaming di YouTube. Untuk penyerahan hadiah pemenang lomba pun akan dikirimkan melalui jasa ekspedisi yang langsung dikirimkan ke sekolah atau pesertanya langsung.

“Kegiatan Art Festival tahun ini juga tidak mengadakan malam pagelaran budaya karena mengingat situasi masih Covid-19 ini,” terang Wahyu.

Baca Juga :
Bupati Artha Serahkan Bantuan Kepada Warga Rumahnya Terbakar 

Untuk diketahui KBMHD (Keluarga Besar Mahasiswa Hindu Dharma) merupakan ormawa yang ada di Undiknas Denpasar dimana bernaung dalam bidang keagamaan. KBMHD berdiri pada tahun 1993 dan sekarang KBMHD sudah berusia 27 tahun.

KBMHD Undiknas memiliki anggota berjumlah 60 orang dimana semuanya itu beragama hindu. Organisasi ini juga memiliki 2 pembina, yaitu Dr. Anak Agung Ayu Ngurah Tini Rusmini Gorda S.H.,M.M.,M.H., dan Prof.Dr. I Nyoman Budiana S.H.,M.Si.

Untuk susunan Fungsionaris KBMHD itu ada Inti Eksekutif yang bertugas menjalankan program kerja di KBMHD, Inti Legislatif bertugas mengawasi, serta membuat peraturan- peraturan guna menciptakan suatu ormawa yang disiplin, beratitude dan tidak lupa patuh terhadap Pancasila.

Divisi yang berjumlah 4, dimana masing- masing divisi mempunyai program kerjanya sendiri. Divisi 1 berkaitan tentang Hubungan Masyarakat yang memiliki program kerja yaitu Dharma Yatra. Divisi 2 berkaitan tentang Pendidikan dan Pelestarian Budaya yang memiliki program kerja, yaitu Talkshow.

Divisi 3 berkaitan tentang Pengembangan Potensi Minat dan Bakat yang memiliki program kerja Art Festival. Dan yang terakhir, divisi 4 berkaitan tentang Eksternal dan Publikasi memiliki program kerja Kerja Sosial. (dan)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.