Wabup Suiasa Tinjau Vaksin Dosis 1 di Abiansemal

Metro Bali
single-image

Wabup Suiasa saat melakukan peninjauan Vaksin Dosis 1 di Kecamatan Abiansemal, Kamis (10/6).

Ditargetkan Satu Minggu Tuntas

Mangupura, (Metrobali.com)

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa lakukan peninjauan Vaksin Dosis 1 di Kecamatan Abiansemal diantaranya di Wantilan Pura Dalem Desa adat Sedang, Banjar Sangging Sibang Kaja, SMP 3 Sibang Kaja dan SDN 1 Sibang Gede Kecamatan Abiansemal, Kamis (10/6). Peninjauan ini untuk memastikan tersampainya vaksin serta aman dan lancarnya vaksinasi kepada masyarakat di wilayah Abiansemal Badung, disamping itu juga melakukan pengecekan secara langsung di lokasi tempat vaksin dilaksanakan. Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kadiskes I Nyoman Gunarta, Kadiskominfo I Gusti Ngurah Jaya Saputra, Camat Abiansemal Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, Perbekel Sibang Kaja Ni Nyoman Rai Sudani, Babinsa, kepolisian dan tim Covid-19 Abiansmal.

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa dalam kesempatan tersebut mengatakan atas nama pemerintah Kabupaten Badung mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Abiansemal yang sudah dan mau hadir dan mau divaksin pada vaksinasi hari itu. Dengan melihat antusias masyarakat Abiansemal yang begitu tinggi, pihaknya merasa bangga karena kesadaran penuh masyarakat Abiansemal di tengah pandemi Covid-19 bisa hadir ke lokasi vaksin dengan tetap melakukan prokes.

“Kesadaran ini tentu menjadi bagian penting untuk menjadikan diri kita tetap sehat, kesehatan ini bukan saja untuk diri kita sendiri tapi juga untuk mereka yang ada di sekeliling kita. Mari ikuti vaksinasi ini dengan bijaksana, jangan ada ketakutan dan keraguan. Vaksin merupakan bagian penting untuk menambah imun kekebalan pada tubuh kita dan kesehatan menjadi milik kita bersama. Setelah kita divaksin setidaknya ada protek kekebalan imun tubuh pada diri kita dan ini juga akan membentengi daya tubuh kita saat Covid-19 menyerang kita,” ujar Wabup.

Baca Juga :
Rakyat Israel Berunjuk-Rasa di Tel Aviv Untuk Serangan Gaza

Lebih lanjut, Wabup mengatakan bahwa Vaksinasi ini menjadi sangat penting bagi Kabupaten Badung untuk menjadikan Badung menuju zona hijau dan tercapainya vaksin 100 % kepada masyarakat Badung. “Mari kita sukseskan vaksinasi di Wilayah Badung untuk menuju Badung yang sehat kuat dan bermartabat kami targetkan untuk wilayah Abiansemal vaksinasi 1 bisa diselesaikan dalam seminggu dan untuk seluruh kabupaten Badung vaksin dosis 1 dapat dituntaskan pada akhir Juni 2021 ini,” imbuhnya.

Kami bersama tim dari kesehatan , puskesmas dan vaksinator akan terus memberikan vaksin kepada masyarakat sepanjang kesediaan vaksin itu ada. Dan kami atas nama pemerintah kabupaten Badung mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik dari tim kesehatan, puskesmas, para dokter dan vaksinator, unsur keamanan dan prajuru desa yang tidak henti hentinya melakukan tugas mulia ini demi keselamatan masyarakat di  Badung. Semoga Covid-19 cepat berakhir, perputaran ekonomi rakyat dapat bergulir kembali dan kehidupan ini kembali normal seperti dulu lagi”. Beliau juga mengingatkan ” Jangan Lupa” , bagi masyarakat yang sudah di vaksin dosis 1(pertama) diharapkan dapat hadir kembali untuk menerima vaksin dosis 2 pada 12 minggu lagi atau 3 bulan yang akan datang ditempat yang sama dimana lokasi vaksin pertama dilakukan ” imbuhnya.

Sementara itu Kadiskes dr. I Nyoman Gunarta menjelaskan vaksinasi dosis 1 yang dilaksanakan di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Sedang dengan sasaran sebanyak 600 vaksin dengan 4 tim. Untuk wilayah Sibang dilaksanakan di SDN 1 Sibang Gede sebanyak 1.200 vaksin dengan 4 tim yang dilaksanakan selama 4 hari dan Sibang Kaja di Br. Sangging dengan Sasaran 400 vaksin dengan 2 tim. “Kami berharap nantinya seluruh masyarakat Badung dapat divaksin secara keseluruhan. Mari kita sukseskan vaksinasi ini demi Badung yang sehat dan kuat untuk menata kehidupan yang normal kembali ke depan,” ujar Kadiskes. (RED-MB)

Baca Juga :
Rusia Temukan Kepala Serigala Berusia 40 Ribu Tahun

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.