Wabup Suiasa saat menghadiri Upacara Dewa Yadnya Ngalinggihin Dewa Pitara lan Mapadudusan Alit di Merajan Serongga Pasek Gaduh, Br. Celuk Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Senin (21/6).

Mangupura, (Metrobali.com)

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri Upacara Dewa Yadnya Ngalinggihin Dewa Pitara lan Mapadudusan Alit di Merajan Serongga Pasek Gaduh, Br. Celuk Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Senin (21/6). Turut mendampingi, Anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Tama Tenaya dan Anggota DPRD Badung I Wayan Loka Astika, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Artha beserta Muspika Kecamatan Kuta Selatan dan masyarakat setempat.

Kehadiran Wakil Bupati Badung sebagai wujud perhatian dan dukungan Pemkab. Badung kepada masyarakat yang melaksanakan upacara agama, serta implementasi dari salah satu prioritas pembangunan di Badung yakni melestarikan seni, adat, agama, tradisi dan budaya.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menyampaikan komitmennya bersama-sama masyarakat untuk menjaga kekuatan adat, mengajegkan agama dan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan. Wabup mengajak masyarakat untuk tanpa henti melakukan yadnya meskipun dalam kondisi yang terbatas dan selalu berdoa agar ekonomi di Badung khususnya segera pulih kembali.

Sebagai bentuk dukungan atas pelaksanaan karya tersebut, Wakil Bupati Badung secara pribadi menghaturkan dana punia sebesar Rp. 5 juta yang diterima Ketua Panitia I Ketut Murdana.

Ketua Panitia I Ketut Murdana menyampaikan kegiatan upacara dewa yadnya ngalinggihin dewa pitara, mapadudusan alit di Merajan Serongga Pasek Gaduh menghabiskan dana sebesar 450 juta rupiah. Mengenai dudonan karya pitra yadnya, atma wedana lan ngelinggihang dewa pitara, lan mapadudusan alit ring Merajan Serongga Pasek Gaduh sudah diawali sejak tanggal 1 Juni 2021 dengan upacara nyukat genah di merajan dan bale peyadnyan. Dilanjutkan, puncak karya atma wedana pada soma umanis medangkungan, 14 Juni. Pada wraspati wage medangkungan, 17 Juni dilaksanakan upacara nyegara gunung di Goa Lawah, Goa Raja, Dalem Puri, Basukian, Pedarman, Penataran Agung Besakih serta di Dalem Kahyangan Bualu. Sementara pada tanggal 22 Juni ini dilaksanakan upacara melasti di segara samuh dan puncak karya bertepatan dengan buda kliwon matal, Rabu 23 Juni 2021. (RED-MB)

Baca Juga :
Sejalan dengan Motto Vasudhaiva Kutumbakam, Umat Buddha Denpasar Siap Dukung dan Menangkan Jaya Wibawa