Wabup Suiasa saat menghadiri acara Final Batch 1 Business Pitching dalam Program PBB, Senin (15/8) bertempat di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung.

Klungkung, (Metrobali.com)

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri acara Final Batch 1 Business Pitching dalam Program PBB (Pemuda Badung Bangkit) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Badung bekerja sama dengan EZY Property pada Senin (15/8) bertempat di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung. Turut hadir Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan I Made Widiana beserta jajaran, Panitia Pemuda Badung Bangkit dan seluruh peserta Business Pitching.

Pemuda Badung Bangkit memiliki 2 program yakni RUB (Ruang Usaha Badung) dan BBB (Badung Berani Berkembang). Ruang Usaha Badung diikuti oleh peserta PBB yang sudah memiliki usaha UMKM, sedangkan BBB diikuti oleh peserta yang belum memiliki usaha. Program RUB dibimbing oleh Rico Tampenawas dan David Gan sedangkan Program BBB dibimbing oleh Agas Pemilik FB Loker Bali. Peserta RUB dibagi menjadi 5 kelompok yakni Retail, Jasa, FnB, Properti dan Beauty dengan jumlah peserta RUB 27 orang dan Peserta BBB berjumlah 6 orang, dengan total keseluruhan 33 peserta.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menyampaikan apresiasinya kepada peserta Business Pitching yang telah mengikuti program ini selama 3 bulan. “Apa yang sudah dikonsepkan di awal untuk membangkitkan mentalitas dan meningkatkan karakter dari generasi muda untuk mewujudkan kemandirian dibidang ekonomi terkhusus UMKM. Kami dari pemerintah dan dari para coach melihat semangat kalian dari para peserta sangat luar biasa dan ini merupakan modal awal yang sangat kuat untuk menjadi seorang yang maju dalam bidang ekonomi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan I Made Widiana turut menyampaikan bahwa siapa saja yang akan terpilih dan dipilih oleh tim untuk dapat difasilitasi baik pada pendanaan dan sebagainya. Sementara yang tidak terpilih jangan berputus asa karena ini merupakan sebuah pengalaman yang luar biasa karena bisa ada sampai di titik ini. “Mari kita ciptakan bagaimana kita bersaing untuk usaha yang akan adik-adik tekuni sebagai lahir dari pada proses edukasi yang telah diberikan,” ujar Made Widiana.

Baca Juga :
Da'i Bachtiar : Hukum Yang Tangani Kampanye Hitam

Sumber : Humas Badung

Editor : Sutiawan