Denpasar (Metrobali.com)-

Sampai Selasa (6/11), sub-posko UNUD menerima Rp 94,5 juta dari sivitas, BEM Fakultas Ekonomi dan Dharma Wanita UNUD, yang diserahkan langsung kepada Koordinator  Posko Keprihatinan Peristiwa Lampung, Wayan Sudirta dan Pelaksana Putu Wirata Dwikora di sekretariat Posko, Jl. Diponegoro Denpasar. Sumbangan diserahkan Rektor UNUD, Prof. Made Bakta didampingi Budi  Pangalela dari pengurus INTI Bali, disusul Sudiarta Indrajaya, pengurus INTI lainnya. Selain penyerahan sumbangan, Sin membahas pentingnya memberikan sumbangan kepada semua korban, agar tercermin kebersamaan dalam kebhinnekaan yang ada.

                Selain itu, sumbangan juga datang dari PHDI Bali Rp 10 juta, art dealer  Jais Hadiana Dargawijaya sebesar Rp 5 juta, Asosiasi Kuta Executive Club Rp 5 juta, Hotel Puri Saron Seminyak Rp 1 juta, Hotel Legian Paradiso Rp 2 juta, Hotel Kuta Beach Club Rp 500 ribu, Hotel Adi Dharma Rp 1,5 juta, Suka Duka Karyawan Hotel Adi Dharma Rp 1.950.000,-. Sebelumnya, di INTI Bali terhimpun sumbangan Rp 514 juta, Yayasan Bunda Luh Ronce Wayan Sudirta Rp 15 juta, selanjutnya KORdEM, BCW dan Pemuda Hindu masing-masing Rp 1 juta.
                Sumbangan masyarakat masih dikumpulkan oleh para relawan dan dihimpun di Posko dibawah koordinator Wayan Sudirta tersebut. Kamis sore, delegasi dari Posko Keprihatinan Peristiwa Lampung akan berangkat ke Lampung, sekaligus  dengan Anggota DPD RI Provinsi Bali Wayan Sudirta, Pelaksana Harian Putu Wirata Dwikora, beberapa pengurus INTI Bali Frans Bambang Siswanto, Sulistyawati, Sudiarta Indrajaya, dan lain-lain.
                Pelaksana Harian Posko, Putu Wirata Dwikora menyatakan, sumbangan masyarakat dapat disalurkan di sub-posko yang ada di beberapa elemen, seperti INTI Bali, UNUD, Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali, Aliansi LSM Bali, Sandi Murthi, Gema Perdamaian Bali, Forum Studi Majapahit, atau ke rekening Posko di BRI No Rekening  4640-01-006960-53-7. PW-MB

 

Baca Juga :
Membangun 'Negeri Seribu Sungai'