Panusunan Siregar (2)

Denpasar (Metrobali.com)-

Pertumbuhan ekonomi Bali triwulan III tahun 2014 tumbuh 2,78 persen (q to q). Diukur berdasarkan kenaikan produk domestik regional bruto (PDRB) pada triwulan III 2014 mencapai 2,78 persen jika dibandingkan triwulan III 2013 (q-to-q). Hal itu dikatakan  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panusunan Siregar di Denpasar, Rabu (5/11).

Pertumbuhan pada triwulan III 2014 didorong oleh beberapa sektor-sektor ekonomi dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor jasa-jasa sebesar 8,05 persen dan pertumbuhan terendadh terjadi pada sektor pertanian yang hanya tumbuh sebesar 0,3.

Jika dibandingkan dengan dengan triwulan III 2013 (year on year/y-o-y), PDRB Bali mengalami pertumbuhan sebesar 6,53 persen yang didorong oleh seluruh sektor ekonomi. Sektor ekonomi yang memiliki pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor konstruksi sebesar 1,86 persen. Secara kumulatif (sampai dengan triwulan III tahun 2014) PDRB Bali tumbuh sebesar 0,68 persen.

Besaran nominal PDRB Bali atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2014 mencapai Rp27,10 trilyun sedangkan atas dasar harga konstan 2000 mencapai Rp9,40 trilyun.

Pada sisi penggunaan (demand  side) komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga dan ekspor masih merupakan penyumbang terbesar terhadap total PDRB di triwulan III 2014.

Perlambatan perekonomian di triwulan III pada penggunaan disebabkan oleh melemahnya komponen konsumsi baik konsumsi rumah tangga, LNPRT maupun konsumsi pemerintah.

Meskpun secara q-to-q laju pertumbuhan ekonomi Bali melambat, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (y-on-y), perekonomian Bali meningkat didorong oleh pertumbuhan pada seluruh komponen pengeluaran kecuali komponen konsumsi pemerintah dan perubahan inventori. SIA-MB

Baca Juga :
Wabup Kasta Monev Pemdes di Kecamatan Banjarangkan