Denpasar (Metrobali.com)

 

Tokio Marine Life Insurance Indonesia proaktif mengedukasi pemahaman bahwa pelaku industri keuangan memiliki andil untuk memperluas kesadaran masyarakat mengenai dampak dari perubahan iklim, sekaligus menyadarkan pentingnya memiliki asuransi mulai dari sekarang guna mencegah dampak finansial terhadap risiko atas perubahan iklim dan pemanasan global melalui berbagai inisiatif dari aksi berkelanjutan, di antaranya Webinar Hari Bumi dan Lomba Menggambar untuk anak usia 6-12 tahun. Selain itu Tokio Marine Life Insurance Indonesia turut memperkenalkan kembali dana investasi berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk produk unit-linked sejak Februari 2019.

Dengan mengintegrasikan faktor ESG ke dalam proses investasi, diharapkan investor dapat menilai perilaku dan kebijakan perusahaan khususnya yang terkait dengan masalah tata kelola, sosial, dan lingkungan yang tidak dapat diukur dengan analisa keuangan tradisional. Sehingga, diharapkan akan semakin banyak investor yang mengalokasikan investasi mereka untuk berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih hijau dan bersih.

Seperti diketahui hingga saat ini, fenomena perubahan iklim semakin nyata dirasakan manusia. Di mana penyebab perubahan iklim dan pemanasan global ini terdiri dari berbagai faktor berbeda yang dapat menimbulkan dampak bagi kehidupan manusia seperti meningkatnya cuaca ekstrim yang memicu banjir, kekeringan, gelombang hawa panas, badai, hingga munculnya berbagai penyakit. Seperti yang dilansir juga dari situs web WHO, di mana pada tahun ini WHO akan memusatkan perhatian global untuk menjaga manusia dan planet ini tetap sehat. Sebab di tengah pandemi seperti ini, kondisi planet yang tercemar, dapat meningkatkan penyakit seperti kanker, asma, serta penyakit jantung.

Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati juga mengungkapkan bahwa suhu udara di Jakarta meningkat 1,5 derajat celcius dalam waktu 100 tahun terakhir. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan karena suhu udara saat ini semestinya terjadi pada tahun 2030.

Baca Juga :
Aksi Demo sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat menentang kegiatan KTT ASEAN di Konsulat Jendral Amerika Serikat, Jumat (18.11) kemarin. (Foto/Sutiawan)

Menyadari urgensi kondisi tersebut sekaligus sebagai bentuk kepedulian Tokio Marine Life Insurance Indonesia mengenai lingkungan hidup kepada masyarakat lebih luas, pada hari ini, Jumat, 22 April, Tokio Marine Life Insurance Indonesia ingin mengajak bersama-sama untuk memberikan edukasi dari aksi berkelanjutan ini mengenai aktivitas berwawasan lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bumi melalui Webinar Peringatan Hari Bumi serta Lomba Menggambar anak-anak usia 6-12 tahun yang akan dibagi menjadi 2 kategori dengan tema “Kontribusiku untuk Bumiku.”

Head of Marketing Communications & Corporate Branding Department PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia, Ferawati Gondokusumo menyampaikan, kegiatan webinar ini berupaya memberikan pemahaman mengenai dampak dari perubahan iklim dan pemanasan global beserta dampaknya serta solusi kontribusi praktikal yang dapat dilakukan guna meminimalisir pencemaran lingkungan hidup. Adapun dalam Lomba Menggambar, Tokio Marine Life Insurance Indonesia didukung oleh Greeneration Foundation, Hadiprana Art Centre, serta GREEBEL sebagai produk lokal Indonesia yang menjadi pelopor alat gambar ramah lingkungan dan sudah lulus uji non-toxic sehingga aman untuk anak-anak atau para penggunanya. “Lomba Menggambar ini akan dimulai dari tanggal 28 April 2022 dan akan terus berlangsung hingga tanggal 26 Mei 2022 mendatang, untuk pendaftaran dapat langsung mengakses ke www.kitasiap.com/lombamenggambar,” jelas Ferawati.

Adapun Direktur Eksekutif Greeneration Foundation Vanessa Letizia menjelaskan dalam webinar bahwa penerapan produksi dan konsumsi yang berkelanjutan adalah salah satu langkah nyata pemerintah, pelaku industri, dan konsumen untuk selamatkan bumi dari krisis iklim. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif-inisiatif kolaborasi antar pihak, supaya dampak positif yang dihasilkan bisa lebih besar,” jelas Vanessa.

Kepedulian Tokio Marine Life Insurance Indonesia sendiri sejalan dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mendukung upaya dalam mewujudkan pengembangan ekosistem keuangan berkelanjutan melalui penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola di Indonesia secara komprehensif melalui implementasi manajemen risiko lingkungan hidup dan ekonomi hijau.

Baca Juga :
Gubernur Bali Kenalkan SMA Bali Mandara pada Konjen Amerika

Head of Investment PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia, Cholil Ridwan menyampaikan, dukungan OJK selaras dengan salah satu nilai perusahaan Tokio Marine Life Insurance Indonesia yaitu Look Beyond Profit. “Dengan prinsip Look Beyond Profit, Tokio Marine Life Insurance Indonesia percaya bahwa bisnis harus melihat lebih dari sekadar keuntungan untuk mengedepankan kesejahteraan masyarakat dan bagaimana hal ini berdampak pada keberlangsungan serta manfaat yang dirasakan oleh nasabah secara jangka panjang,” jelas Cholil.

Lebih lanjut, Tokio Marine Life Insurance Indonesia telah mengintegrasikan prinsip tersebut ke dalam rencana bisnis perusahaan dengan menawarkan dana investasi berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk produk unit-linked sejak Februari 2019. “Investasi yang berbasis pada prinsip sustainability dan dilakukan secara bertanggung jawab pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kinerja fund yang lebih baik serta mencerminkan usaha kolektif dari pelaku bisnis asuransi jiwa untuk menjaga keberlangsungan lingkungan, menciptakan kesejahteraan sosial dan mendorong tata kelola emiten yang lebih baik,” terang Cholil.

Cholil melanjutkan, “Kami percaya bahwa perusahaan yang dijalankan dengan baik dan bertanggung jawab serta peduli dengan para karyawannya, nasabahnya, serta lingkungannya, akan lebih mungkin menunjukkan tingkat keberlangsungan jangka panjang yang lebih baik,” ujar Cholil.

Tokio Marine Life Insurance Indonesia sendiri telah melakukan aksi berkelanjutan ini melalui berbagai inisiatif yang mendukung lingkungan sejak awal kehadirannya di Indonesia. Di mulai dengan kegiatan penanaman mangrove di pesisir Marunda, Cilincing, Jakarta Timur untuk membantu mengurangi erosi juga berkontribusi untuk biaya perawatan tanaman mangrove selama 12 (dua belas) bulan.

Pada tahun 2019, Tokio Marine Life Insurance Indonesia juga mulai melakukan program pengurangan plastik dari perusahaan kepada karyawan dengan tidak lagi menyediakan air minum dalam kemasan di seluruh kantor perusahaan. “Dalam proses berikutnya Tokio Marine Life Insurance Indonesia melanjutkan kampanye keberlanjutan ke tahap selanjutnya, yakni dengan melibatkan nasabah melalui dengan kampanye dan sosialisasi e-submission, e-policy dan digital service tools kepada nasabah untuk mengurangi penggunaan kertas dalam operasional perusahaan dan secara bertahap meningkatkan penggunaan e-card bagi para nasabah,” urai Ferawati.

Baca Juga :
Gelapkan Mobil Teman, Adhit Ditangkap

Selanjutnya, Tokio Marine Life Insurance Indonesia juga mengimplementasikan model kerja hybrid bagi para karyawannya untuk mengurangi kegiatan perjalanan sehingga dapat menghasilkan penghematan karbon dan waktu, juga dapat secara signifikan mengurangi konsumsi energi kantor. (hd)