Pelaksana harian (Plh) Ketua KPU Jembrana, Nengah Suardana

Jembrana (Metrobali.com)-

Tiga partai politik (Parpol) di Kabupaten Jembrana hingga batas waktu yang ditentukan belum menyetorkan rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) ke KPU Jembrana.

“Sampai hari ini ada tiga parpol yang belum menyetorkan RKDK” ujar Pelaksana harian (Plh) Ketua KPU Jembrana, Nengah Suardana yang membidangi Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jembrana, Rabu (26/9).

Tiga parpol tersebut kata Suardana, adalah PAN, PKPI dan PSI. “PAN dan PKPI beralasan karena tidak memiliki calon legislatif. Kalau PSI disini (Jembrana) memang tidak ada kantornya” jelasnya.

Masih menurut Suardana, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 24 tahun 2018 tentang Dana Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu), setiap parpol peserta Pemilu 2019, diwajibkan menyetorkan RKDK.

“Batas akhir penyetoran RKDK Sabtu (22/9) sampai pukul 18.00 Wita. Kalau tidak mengikuti ketentuan, parpol bersangkutan terancam dicoret sebagai peserta Pemilu 2019” jelasnya.

Pencoretan atau pembatal tersebut menurutnya, tertuang dalam Pasal 68 ayat 1 PKPU 24 tahun 2018.

Masih menurut Suardana, RKDK tidak saja disetorkan oleh parpol, namun juga oleh tim kampanye kedua pasangan calon presiden.

“Di Jembrana ada. Kedua tim kampanye sudah nenyetorkan dengan saldo awal masing-masing Rp.100 ribu” ujarnya.

Terkait NPWP diakuinya, memang belum semua menyetorkan. Hal ini dimungkinkan tidak semua caleg mempunyai NPWP.

“Masih ada waktu sampai tanggal 27 September pukul 18.00 Wita. Mungkin masih diurus” ungkapnya lewat telepon.

Selain RKDK, parpol juga diwajibkan menyetorkan laporan awal dana kampanye (LADK).

“Terakhir penyetoran memang tanggal 23 September pukul 18.00 Wita lalu. Tapi, kalau belum lengkap masih ada waktu hingga 5 hari kedepan. Jadi terakhir tanggal 27 September” pungkasnya.

Baca Juga :
Bupati Giri Prasta Sosialisasikan Pencairan Dengan Sistem QR-Code

Pewarta : Komang Tole

Editor    : Whraspati Radha