Denpasar (Metrobali.com)-

Tunas Indonesia Raya (Tidar) sebagai organisasi sayap Partai Gerakan Indonesia Raya membantu menyosialisasikan Pemilu 2014 kepada kalangan pemilih pemula.

“Masyarakat sekarang ini makin apatis terhadap politik. Karena itu untuk meningkatkan partisipasi pemilu, kami akan menyosialisasikannya kepada kalangan pemilih pemula,” kata Sekretaris DPD Tidar Provinsi Bali Fabian Andrianto Kornelis di Denpasar, Minggu (23/6).

Menurut dia, pemilih pemula harus mendapat perhatian agar mereka tidak ikut-ikutan apatis.

“Memang sangat susah menggarap pemilih pemula. Mereka kerap bersikap apatis terhadap parpol dan calon legislatif. Selain itu biaya politik menggarap pemilih pemula ini juga tinggi,” katanya.

Ia berpendapat sikap apatis dari generasi muda terhadap demokrasi disebabkan para politikus kerap menghianati komitmen moral parpol yang salah satunya bertujuan menyejahterakan rakyat.

“Generasi muda apatis melihat parpol karena ada etika dan komitmen yang dilanggar para politisi. Elit dipemerintahan sendiri mayoritas tidak bisa memainkan perannya mengemban amanat rakyat, stigma korupsi di kalangan elit politik dan pejabat pemerintahan juga menguat,” ucapnya.

Untuk mengubah pandangan negatif itu, lanjut dia, memang butuh proses yang panjang. Namun menjadi tugas bersama parpol dan penyelenggara pemilu membenahi kondisi ini.

“Parpol dan para politisi juga mesti berbenah secara intenal,” kata Fabian yang didampingi pengurus TIDAR lainnya.

Selain pembenahan secara internal, parpol harus bisa memunculkan citra positif kepada generasi muda.

“Tidak memaksakan aturan, tetapi bagaimana parpol atau organisasi sayap parpol bisa beradaptasi dengan generasi muda itu,” katanya Fabian mengimbau generasi muda memiliki landasan dalam setiap langkahnya sehingga mempunyai arah dan tujuan jelas, misalnya berpegang pada filosofi lima cinta, yakni cinta diri, cinta sesama, cinta belajar, cinta kesantunan, dan cinta Indonesia.

Baca Juga :
Berpamitan, Pangkostrad Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Minta Semua Pihak Turut Menjaga Agar Bali Kondusif Jelang KTT G20

“Agar generasi muda lebih peka terhadap permasalahaan politik dan negara, maka diperlukan pemimpin yang tulus dan menjadi teladan bagi bangsa dan negara,” katanya. INT-MB