Buleleng (Metrobali.com) –

Tes fisik tahap pertama terhadap 742 atlet Buleleng yang berlangsung selama tiga hari, berakhir tuntas pada Minggu, (20/3/2022) di GOR Undiksha Singaraja, di Desa Jinengdalem, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. “Hasil tes selanjutnya akan dihitung secara cermat oleh tim Ganesha Sport Centre (GSC) Undiksha Singaraja.” jelas Ketua Umum KONI Buleleng I Ketut Wiratmaja,SH saat ditemui usai tes fisik tahap pertama dihari terakhir.

Iapun mengingatkan kembali mengenai slogan Small is Gold yang diusungnya untuk Porprov ke XV Tahun 2022. Dimana sesuai dengan komitmen awal, KONI Buleleng hanya akan mengirimkan para atlet yang berpotensi meraih medali emas. Hal itu, menurutnya didasari komitmen dan misi KONI Buleleng, salah satunya meningkatkan kesejahteraan para atlet. Sehingga efektivitas dan kecilnya tim Porprov yang akan dikirim nanti, bisa meningkatkan kesejahteraan atlet. Baik dari uang saku hingga bonus yang akan diterima atlet saat meraih medali.

“Kita berbicara ini, dengan banyak pertimbangan dan data. Meskipun nantinya, terdapat banyak nomor pertandingan, namun kalau peluangnya hanya dapat dua emas, maka kita berangkatkan hanya dua saja. Tidak ada lagi jatah perpengkab, semua akan ditentukan dengan data dan pertimbangan,” tegas Wiratmaja.

Sedangkan untuk pembinaan dan uji mental serta kemampuan atlet, dapat dilakukan dengan mengikuti berbagai macam kejuaraan.

“Kita memberikan keleluasaan penuh pada masing-masing Pengkab Cabang Olahraga untuk mengirimkan atletnya mengikuti kejuaraan.” tandasnya.

Sementara itu hasil tes fisik tahap pertama setelah tuntas digelar, akan direkap tim GSC, sebelum diserahkan kepada KONI Buleleng. Tes fisik tahap I yang dilakukan untuk persiapan Porprov Bali November mendatang diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kondisi dan kekuatan atlet Buleleng.

Sebanyak 742 orang atlet yang mengikuti tes fisik tahap I, disebut ada peluang gugur jika hasil tes tak sesuai dengan yang diharapkan. Selanjutnya KONI Buleleng kembali akan menggelar tes fisik ke II pada Bulan Juli dan akan ditutup dengan tes psikologis pada Bulan Oktober mendatang. GS

Baca Juga :
Cegah Penyebaran COVID-19, Bupati Suwirta melaksanakan rapat melalui Video Conference