Mangupura (Metrobali.com)-

Sekda Badung Kompyang R. Swandika terpilih secara aklamasi menjadi Ketua PMI Kabupaten Badung untuk masa bhakti hingga tahun 2015 dalam Rapat Kabupaten Luar Biasa PMI Badung yang digelar, Senin (30/9) lalu. Kompyang R. Swandika yang sebelumnya sebagai Wakil Ketua I PMI Badung menggantikan Ketua lama I Ketut Sudikerta yang kini menjabat Wakil Gubernur Bali. Setelah terpilih untuk memimpin PMI Badung, Kompyang R. Swandika langsung action dengan menggelar rapat pengurus di Puspem Badung, Selasa (1/10) guna mendengarkan program-program PMI Badung baik yang sedang berjalan maupun rencana kedepan termasuk hambatan yang masih dihadapi. Dari rapat yang dihadiri Sekretaris PMI Badung Tjok Adnyana serta pengurus lainnya diputuskan dalam waktu dekat atau pada akhir tahun 2013 akan digelar sebuah acara yang cukup besar yakni Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) yang akan mempertemukan insan-insan PMI, PMR maupun para relawan se-Badung.
Mendengar penjelasan dari para pengurus PMI, Kompyang R. Swandika menyampaikan untuk program-program yang telah dirancang agar tetap dilanjutkan. “Khusus program darah gratis bagi masyarakat Badung merupakan hal yang positif dan patut dilanjutkan, namun harus dibuatkan opsi sehingga tepat sasaran,” jelasnya. Selain itu Kompyang R. Swandika juga memberi apresiasi kepada pegawai PMI yang telah melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan dengan baik dan kedepan secara bertahap akan diperhatikan pula mengenai peningkatan kesejahteraan pegawai. Melalui rapat tersebut Kompyang Swandika juga langsung menunjuk Kadis Kesehatan Badung dr. Gede Putra Suteja sebagai Wakil Ketua I PMI Badung.
Sementara itu Sekretaris PMI Badung Tjok Adnyana menjelaskan, program kerja PMI Kab. Badung telah sesuai dengan visi dan misi PMI Pusat yang dijabarkan dalam program SUMBANGSIH berbasis masyarakat menuju masyarakat mandiri. Program Sumbangsih ini     terdiri atas lima program yakni kesiapsiagaam bencana dengan prioritas utama membentuk posko guna mendukung gerak langkah BPBD dalam menanggulangi bencana. Yang kedua upaya kesehatan transpusi darah dengan mitra kerja Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Badung yang berjumlah 155 unit di Badung. Program ketiga, pendidikan bagi relawan dan Palang Merah Remaja (PMR) yang keanggotaannya saat ini berjumlah 3.195 orang tersebar di SD, SMP dan SMA di Badung. Selain itu terdapat 188 orang Korps Sukarela dari Perguruan Tinggi, 2 peleton Satgana (Satuan Penanggulangan Bencana) dan Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat). Keempat, pembangunan masyarakat desa yang dilakukan lintas sektor dan lintas program untuk mendukung program dari SKPD dan yang kelima, menanamkan karakter cinta kasih dan kedamaian serta kebersamaan. TAR-MB
Baca Juga :
Presiden Jokowi Tak Ingin Independensi KPK Terganggu