Wakil Ketua Komisi VIII, Sodik Mudjahid
Wakil Ketua Komisi VIII, Sodik Mudjahid

Jakarta (Metrobali.com)-

Para anggota dari Komisi VIII DPR-RI menerima delegasi dari Uni Eropa peserta program Beasiswa Antar Umat Beragama yang diselenggarakan oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama dan KBRI Brussel pada Selasa, 25 Juli 2017.

Kesembilan peserta Uni Eropa disambut oleh Wakil Ketua Komisi VIII, Sodik Mudjahid (Fraksi Partai Gerindra), dan para anggota Komisi VIII lainnya. Para tamu Uni Eropa ini datang ke Indonesia selama satu minggu untuk belajar mengenai kehidupan antar umat beragama dalam masyarakat, ujar Ignatius Priambodo dari KBRI Brussel.  Melalui program ini, diharapkan para peserta yang merupakan staf ahli dari anggota Parlemen Eropa, pusat penelitian kebijakan dan universitas, memperoleh pemahaman lebih baik mengenai kehidupan masyarakat yang multi-agama dan multi-etnis di Indonesia.
Dalam diskusi dengan para peserta beasiswa, Sodik menyampaikan bahwa perbedaan yang ada di Indonesia merupakan sumber kekuatan bangsa. Ia menambahkan bahwa dunia luar, termasuk masyarakat Eropa, tidak perlu kuatir mengenai intoleransi di Indonesia, sebagaimana kerap diberitakan media asing.
“Saya senang dapat berdiskusi secara terbuka dengan para anggota DPR Indonesia, sebuah negara demokrasi muda dan sangat beragam secara budaya,” ujar Kati Parn, dari Estonia. “Saya belajar bahwa kehidupan bernegara di Indonesia sangat didasari oleh unsur agama yang dapat menjadi suatu kekuatan namun sekaligus memberikan tantangan sendiri. Uni Eropa dan Indonesia perlu bekerja sama lebih erat untuk saling memahami cara yang dipakai dalam mengelola kehidupan beragama di masyarakat masing-masing.”
Para peserta sebelum melakukan kunjungan ke DPR telah melakukan berbagai pertemuan di Kementerian Agama dan Kementerian Luar Negeri, melakukan diskusi dengan Romo Franz Magnis Suseno, serta melakukan kunjungan ke Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Para peserta akan melanjutkan perjalanan menuju Semarang, Magelang, Yogyakarta dan Bali untuk melihat secara langsung kehidupan antar umat beragama. (kbribrussel/pen)
Baca Juga :
Pemprov Bantu Luh Putu Cahyani dan Ni Wayan Sukarni Asal Gianyar