Tantangan Menjadi Perempuan Inspiratif di Era Digital

Metro Bali
single-image

 

Oleh: Dewa Ayu Made Manu Okta Priantini,S.Pd.,M.Pd
Kaprodi PGSD Universitas Dwijendra

Jembrana (Metrobali.com)-

Era digital adalah sebuah keniscayaan. Kini manusia tidak dapat lagi menolaknya atau melawannya. Ini sebuah fenomena kehidupan modern yang merupakan bagian yang tidak bisa lagi dipisahkan dari kehidupan setiap orang. Dunia berubah dengan cepat, Pekerjaan dengan cara lama akan ditinggalkan. Dukungan perangkat cerdas dan teknologi konektivitas berkecepatan tinggi telah membuka peluang pekerjaan yang bersifat fleksibel .Perkembangan teknologi digital yang begitu cepat telah memengaruhi dan mengubah hampir segala aspek kehidupan manusia.

Kesempatan bagi perempuan untuk bekerja dengan fleksibel, Perempuan dapat lebih berpartisipasi dalam berbagai bidang sekaligus mempromosikan kesetaraan gender, Perempuan mendapat kesempatan yang sama dengan pria jika didukung dengan perangkat yang tepat dalam berkarya. Perempuan dapat menyelesaikan pekerjaan dari rumah sambil mengurus anak. Teleworking, Perempuan dapat melakukan berbagai aktivitas secara daring, Munculnya perempuan-perempuan inspirasional, Kesempatan perempuan untuk lebih peduli dengan masalah keamanan di dunia digital serta bijak dalam mencari informasi.

Perempuan inspiratif adalah perempuan yang dapat dijadikan role model dan perempuan berpengaruh di dunia baik dari bidang seni, politik, atau perempuan-perempuan yang meninggalkan jejak penting dalam sejarah. Perempuan Merupakan sosok tangguh yang sanggup melakukan sejumlah perkerjaan sekaligus (multitasking). Selain menjalankan perannya mengurus keluarga perempuan kini juga mampu menjalankan profesi, bisnis dan bisa dibilang sukses. Harus diakui perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup yang menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan bangsa.

Perempuan tak hanya sebagai ibu rumah tangga atau perempuan karir saja. Mereka juga bisa menjadi panutan atau sosok yang menginspirasi orang lain.
Adaptasi perempuan Diera Digital adalah 1). Mau belajar mempergunakan perangkat digital (ikut kursus daring dan belajar lewat tutorial di YouTube) 2). Memiliki kesabaran untuk berupaya dalam perannya sebagai perempuan dan ibu (menjadi “guru” selama anak bersekolah dari rumah pada masa pandemi ini). 3). Ada kemauan; ada jalan (aktualisasi diri untuk mewujudkan dan menggapai mimpi). 4). Mengembangkan renjana/ kekuatan dari hati (memotivasi diri, menemukan bakat, merefleksi diri, menemukan solusi, melakukan aksi, menentukan goal/tujuan) 5). Bekerja dengan gembira. 6). Belajar dengan gembira. 7). Lakukan segala sesuatu dengan gembira. 8). Terus berlatih untuk membangun kualitas dirinya agar menjadi perempuan inspiratif.

Baca Juga :
Have On-line Betting family den 2020 ??

Namun, sebelum melangkah menjadi perempuan inspiratif tentunya tidaklah mudah,. Bahwa ilmu dan wawasan saja tidak cukup. Masih ada syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi per inspiratif di jaman digital.
Penuh kemandirian, Kepercayaan dirinya adalah salah satu kelemahan pada perempuan. Terkadang perempuan menganggap bahwa kepercayaan diri akan muncul bila memiliki penampilan yang menarik, wajah yang cantik atau pekerjaan dengan posisi yang tinggi. Padahal semua itu, tidak bisa menjadikan dirimu percaya diri. Tapi, syukuri saja apa yang dimiliki, karena sebenarnya hal itu bisa menimbulkan kepercayaan diri seseorang. Kepercayaan diri yang tinggi adalah modal utama dan keberanian untuk melakukan berbagai hal untuk mengembangkan diri agar lebih baik. Kemandirian inilah yang dapat membantu mengasah jalan anda untuk bisa menginspirasi orang lain.

Kesetaraan, Menjadi wanita inspiratif modern di Indonesia bisa ditempuh dengan cara memperjuangkan kesetaraan perempuan dan laku-laki. Karena semua manusia memiliki derajat yang sama, namun sering kali perempuan dianggap remeh oleh kaum pria. Nah, sosok perempuan inspiratif adalah ia yang berani memperjuangkan dan membuktikan kesetaraan untuk perempuan maupun laki-laki. Memiliki cinta dan kasih sayang, Ibu merupakan sosok perempuan yang paling rela berkorban untuk keluarganya. Bahkan taka da uang atau materi apapun yang dapat menggantikan rasa kasih sayang seorang ibu. Perempuan penuh inspiratif ini memiliki kasih sayang terhadap keluarga dan selalu berbagi dengan keluarga serta orang lain. Jadi, secara tidak langsung syarat untuk menjadi wanita inspirasi adalah ia yang memiliki cinta dan kasih sayang terhadap dirinya sendiri dan orang sekitarnya. Berbagi kasih sayang tidak hanya dalam materi atau cinta kasih saja, tetapi juga dalam berbagai ilmu ataupun keterampilan pada kaum perempuan lain, untuk membantu mereka lebih berdaya dan mampu mengembangkan dirinya.

Baca Juga :
Kompolnas Lakukan Penelitian Rekman Jejak Pati Senior

Jadi perempuan yang menginspirasi dijaman digital adalah dengan cara 1). Aktif mengikuti seminar dan pertemuan ilmiah. 2). Mau melakukan riset atau penelitian baik secara personal maupun kolaborasi. 3). Gemar membaca. 4). Bersifat futuristik. 5). Bersikap kritis; 6). Menganggap belajar sebagai suatu kebutuhan; 7). Selalu termotivasi untuk membagikan ilmunya; 8). Bersikap jujur kepada diri sendiri; 9). Kesediaan berinisiatif-kreatif dan inovatif; 10). Berusaha meningkatkan keterampilan dan kemampuan yang dimilikinya untuk melakukan sesuatu yang benar; 11). Bertanggung jawab atas kesalahan dan kegagalan; 12). Menjaga dan tidak melanggar hak orang lain; 13). Menjaga kehormatan diri.

Pada era digital, sebagai perempuan, mari kita kembangkan kesadaran dan sikap untuk belajar mengenali diri sendiri, serta memahami sesuatu yang menjadi cita-cita, berdasarkan kemampuan dan potensi yang dimiliki, tanpa ragu- ragu dan takut mengambil risiko agar kita menjadi perempuan yang menginspirasi, Perempuan harus mampu mempergunakan teknologi digital untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.