Denpasar (Metrobali.com)-

Ada-ada saja ulah napi Lapas Kelas II A Kerobokan Denpasar. Gara-gara istri tercintanya tak kunjung membesuk, ia mencob bunuh diri. Made Lengkong (40) mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara menusuk perutnya sendiri. Lengkong menusuk petutnya dengan pisau kecil yang terlipat pada guntingan kuku.

Beruntung ia masih tertolong setelah sipir yang diberi tahu napi lainnya segera memnawa Made Lengkong ke RSUP Sanglah.

Kepala LP Kerobokan I Gusti Ngurah Wiratna membenarkan jika salah satu warga binaannya melakukan aksi nekat itu.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (29/12/2012). Saat itu, kata Wiratna, jam menunjukkan pukul 24.00 WITA. “Negitu kita tahu langsung kita rujuk ke Sanglah,” kata Wiratna, Minggu (30/12/2012).

Lengkong, imbuh Wiratna, mendapat jahitan di perutnya. Kepada istri dan keluarganya, Lengkong menjelaskan jika aksi nekatnya itu dilakukan lantaran kesal istrinya tak kunjung menjenguknya. “Dia mengaku kesal karena tidak kunjung dijenguk sang istri, sehingga dia nekat menusuk perutnya sendiri,” tutur Wiratna.

Mengethui musabab Lengkong menusuk perutnya sendiri, Wiratna sempat memarahi sembari meledek Lengkong. “Kamu jadi preman kok cengeng,” imbuh dia.

Lengkong berjanji tak akan mengulangi tindakan konyolnya. “Pernyataan itu diaampaikan di depan keluarganya,” papar Wiratna.

Lengkong merupakan narapidana dalam kasus pembunuhan. Hingga peristiwa itu terjadi, Lengkong telah menjalani separuh lebih masa penahanannya.

Kendati melihat aksi Lengkong konyol, namun Wiratna bisa saja hal itu terjadi pada napi binaannya lantaran tekanan paikologis menjalani hidup di dalam lapas. BOB-MB

Baca Juga :
Laksda Anwar Saadi jabat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer