foto dewa sukrawan dan gede dharma wijaya
Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya
Buleleng, (Metrobali.com)-
Tahapan verifikasi faktual dukungan KTP yang saat ini sedang berlangsung untuk pasangan calon (Paslon) perseorangan, Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya yang dikenal dengan nama paket SURYA ini, mendapat perhatian serius dari masyarakat Kabupaten Buleleng khususnya dan Bali pada umumnya.
Mengingat hanya Pilkada Buleleng yang menampilkan paslon perseorangan yang diketahui untuk maju melalui jalur perseorangan memiliki persyaratan yang cukup berat terutama pada tahapan verifikasi faktual dukungan KTP ini. Sehingga pada tahapan verifikasi faktual ini, dianggap pertarungan Pilkada awal karena merupakan penentuan maju tidaknya  Paslon SURYA sebagai kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng periode 2017-2022 yang pemilihannya digelar 15 Pebruari 2017 mendatang. Terkait dengan verifikasi faktual ini, Paket SURYA pada Minggu (4/9) mengumpulkan seluruh tim se Kabupaten Buleleng yang selama ini bergerak mencari dukungan KTP ke masyarakat.
Dihadapan tim SURYA yang jumlahnya ratusan orang itu, Dewa Nyoman Sukrawan  didampingi Gede Dharma Wijaya, dengan tegas mengobarkan semangat dan memberikan motivasi kepada tim yang selama ini melakukan pergerakan ditengah-tengah masyarakat.”Marilah kita secara bahu membahu untuk mensukseskan verifikasi faktual ini. Kita terus bergerak dan bergerak mencari KTP hingga ditetapkan sebagai calon kandidat pada helatan Pilkada Buleleng 2017 mendatang” ujar Dewa Sukrawan.
Iapun menyatakan bahwa batu sandungan berupa penggagalan untuk lolos pada verifikasi faktual akan terus terjadi. Sehingga dikatakan jangan heran kalau ada masyarakat yang sudah memberikan dukungan KTP lantas  menyatakan mengundurkan diri,”Salah satu bentuk intimidasi, misalnya dengan adanya warga masyarakat yang tadinya menyatakan mendukung, malahan berbalik mengundurkan diri. Dengan adanya hal inilah, semua tim agar terus bergerak untuk mencari KTP, tiada hari tanpa mencari dukungan KTP yang riil guna mengantisipasi hal-hal yang menyebabkan gagal pada tahapan verifikasi faktual ” ujar Dewa Sukrawan
Lebih lanjut Dewa Sukrawan mengungkapkan bahwa hasil survei secara nasional pada bulan  lalu, paket SURYA beda tipis dengan petahana yakni selisihnya 1,7 persen. Dengan hasil survei tersebut, ada signal bahwa paket SURYA bakal didukung oleh Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PPP, PKB, PAN dan PKS.”Kalau sudah didukung oleh partai, maka akan terjadi head to head dan kami meyakini perolehan suara pada Pilkada Buleleng 2017 mendatang pencapaiannya diatas 50 persen, setidaknya 60 persen suara bisa diraih” tandasnya. GS-MB
Baca Juga :
Gubernur Pastika Ajak Masyarakat Hargai Hasil Pertanian Lokal