Students studying

Denpasar (Metrobali.com)-

Ketua Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer (Stikom) Bali Dr Dadang Hermawan menegaskan pihaknya mempunyai sasaran untuk menampung 500 mahasiswa asing belajar di Bali dalam kurun waktu tertentu, satu sampai dua semester setiap tahun.

“Hal itu menjadi sasaran karena mahasiswa di Eropa yang belajar ke luar negeri setiap tahunnya mencapai dua juta orang,” kata Ketua Stikom Bali Dr Dadang Hemawan di Denpasar, Rabu (15/4).

Ia mengatakan, belajar ke luar negeri bagi mahasiswa Eropa dan berapa negara lainnya dalam memperoleh gelar S-1 menjadi keharusan pernah kuliah di luar negeri selama tempat kuliah itu diakui oleh kampusnya.

Oleh sebab itu Stikom Bali telah mempersiapkan diri untuk menjadi mitra kerja perguruan tinggi sejumlah negara di belahan dunia, terutama di negara Eropa.

Stikom Bali yang dirintis tahun 2002 atau 13 tahun yang silam, dari sisi kelembagaan kini mendapat pengakuan internasional melalui peraihan sertifikat ISO 9001-2008, sebagai bukti bahwa satu-satunya perguruan tinggi swasta bidang komputer di Pulau Dewata itu setara dengan perguruan tinggi sejenis di mancanegara.

Dadang Hermawan menambahkan, Stikom Bali telah terakreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, hingga kini masih merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Bali yang menerapkan ISO 9001-2008.

Demikian pula dari segi lulusan, Stikom Bali membekali para alumnusnya dengan kemampuan global, antara lain kemampuan dalam bidang bahasa Inggris (toefl), sertifikat microsofi, foresec, Cisco Oracie yang secara keseluruhan berbahasa Inggris.

“Berbekal kemampuan global seperti itu, lulusan Stikom Bali siap bersaing dengan lulusan perguruan tinggi kompoter dari negara ASEAN lainnya,” ujar Dadang Hermawan.

Ia yakni para lulusannya akan mampu bersaing merebut peluang kerja di sembilan negara ASEAN, asal mereka mau bekerja ke luar negeri.

Stikom yang kini mendidik 6.200 mahasiswa mengelola empat program yang meliputi sistem informasi (S-1), teknologi komputer (S-1), manajemen informatika (D3) serta kelas internasional.

Para pendiri dan pengelola Stikom Bali berkomitmen menjadikan kampus yang mahasiswanya terbanyak kedua di antara perguruan tinggi swasta di Pulau Dewata untuk menjadikan sebagai perguruan tinggi unggulan tingkat dunia, menghasilkan lulusan profesional menguasai ilmu pengetahuan dan infokom (ICT), ujar Dadang Hermawan. AN-MB