Soal Bansos Rp70 Juta, Gus Dita Bantah Pernyataan Bajra

single-image
Gus Dita, Ketua Komunitas Seni Budaya Jembrana (KSBJ).
Jembrana (Metrobali.com)-
Pernyataan Bajra Pamungkas di Griya Sabasari, Renon terkait bantuan sosial (bansos) sebesar Rp.70 juta dibantah Gus Dita, Ketua Komunitas Seni Budaya Jembrana (KSBJ).
“Tidak benar. Bantuan Rp.70 juta dari Pemkab Jembrana sudah cair tahun lalu” ujar, Ketua KSBJ, Gus Dita.
Bantuan tersebut menurutnya diberikan kepada kelompok seni KSBJ yang dipimpinya. Bukan kepada kelompok masyarakat pendukung pasangan calon (paslon). Karena bantuannya cair jauh sebelum putaran Pilgub dan pendaftaran calon.
“Sebagai penerimanya KSBJ. Bantuan dari Pemkab Jembrana itu tidak ada kaitan dengan Pilgub” tandasnya.
Menurutnya, bantuan tersebut cair berdasarkan proposal tahun 2016 terkait pembelian seperangkat sound sistem senilai Rp.70 juta.
Proposal tersebut lanjutnya diajukan oleh dirinya yang saat itu sebaga Ketua Paguyuban Musisi Jembrana (PMJ). Namun sebelum bantuan cair, PMJ pecah menjadi dua kelompok seni yakni KSBJ dan Pujer.
KSBJ menurutnya menaungi beberapa kelompok seni dengan dirinya sebagai ketuanya. Sedangkan Pujer diketuai oleh Bajra.
Setelah PMJ pecah menjadi dua kelompok seni kata Gus Dita, dirinya bersama beberapa teman lainnya kemudian berkoordinasi dengan Pemkab Jembrana untuk memperbaiki proposal yang sebelumnya diajukan.
“Setelah diperbaiki proposal itu bukan lagi diajukan PMJ, tapi KBSJ. Karena yang mengajukan KSBJ, jadi wajar pemerintah memberikannya kepada KSBJ” ungkapnya.
Gus Dita kembali menegaskan bantuan Rp.70 juta dari Pemkab Jembrana sudah diterima tahun lalu. Bantuannya kini sudah berwujud seperangkat alat soundsistem untuk menunjang kegiatan seni di Jembrana dan sudah di-SPJ-kan.
“Sewaktu diserahkan ada kelompok seni lain juga menerima bantuan seperti Yayasan Seni Jembrana (YSJ)” tegasnya.
Ketua YSJ, Dewa Putu Darmada di tempat terpisah membenarkan jika bantuan sosial dari Pemkab Jembrana diterima jauh sebelum putaran Pilgub dimulai. Bantuan diterima berdasarkan proposal yang diajukan tahun 2016.
Pewarta : Komang Tole
Editor      : Hana Sutiawati
Bagikan :
Baca Juga :
Andre Taulany dan The Prediksi Berendam di Toya Devasya Natural Hot Spring

Leave a Comment

Your email address will not be published.

xnxxhd xxx18 hdxxxx xnxx hd