Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat menerima panitia Training Legeslative di DPRD Badung, Selasa (15/6/2021).

Mangupura, (Metrobali.com)

Ketua DPRD Badung Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M., Selasa (15/6/2021) menerima audiensi Panitia Pelaksana Training Legeslative 2021 yang dilaksanakan oleh Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Politeknik Negeri Bali. Selain Ketua Panitia I Kadek Adi Sumartha, hadir juga Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa yang juga penanggung jawab Training Legeslative 2021 Ni Luh Putu Puspaningsih.

Menurut Ni Luh Putu Puspaningsih, kedatangannya ke Ketua DPRD Badung untuk memohon dukungan dan sinergi dalam pemberian pemahaman kepada mahasiswa terkait dengan wawasan aspirasi dan advokasi. “Kami berharap, Ketua DPRD Badung dapat menjadi narasumber dalam acara Training Legeslative 2021 yang akan kami gelar pada 26 Juni mendatang,” ujarnya.

I Putu Parwata

Tujuan dari Training Legeslative 2021 ini, ujar Puspaningsih, untuk membangun wawasan di kalangan mahasiswa dan kalangan masyarakat pada umumnya. Kegiatan ini juga dibuka secara regional dan membahas materi kelegislativan, ada aspirasi dan advokasi, serta materi peran penting sebuah organisasi legislatif di lingkungan kampus.

Pembicara pertama, ujarnya, berasal dari Komisi VI DPR RI yakni Nyoman Partha, pembicara kedua Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan pembicara ketiga datang dari legislator mahasiswa yang juga pengurus Majelis Permusyawaratan Mahasiswa sebelumnya. Harapannya, kata Puspaningsih, agar generasi-generasi milenial yang turut serta dalam kegiatan ini memiliki pola pikir yang kritis mengenai apa itu legislatif, bagaimana itu sebuah aspirasi dan bagaimana organisasi legislatif di lingkungan kampus.

Ketua DPRD Badung Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M. didampingi staf fasilitasi audiensi M. Subchan menyambut baik kreativitas  yang dilakukan kalangan mahasiswa. Hari ini mereka beraudiensi dengan Ketua DPRD Badung  dalam hal melakukan kegiatan Training Legeslative atau sederhanya training penyampaian aspirasi. Pihaknya diundang untuk melakukan simulasi bagaimana strategi dan mengedukasi mahasiswa untuk memberikan penyaluran aspirasi terhadap masalah-masalah yang ada di masyarakat kepada DPRD.

Baca Juga :
Masyarakat Dihimbau Patuhi Aturan Ganjil Genap Selama IMF-WB Annual Meeting

“Tadi kami sudah memberikan beberapa tip dasar penyampaian aspirasi itu adalah UU, dapat juga dilakukan penyerapan aspirasi melalui reses, kemudian payung hukumnya adalah UU 23 tahun 2014 dan PP No. 12 tahun 2018. Ini tentu harus dijabarkan secara detail,” ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut.

Parwata menyatakan sangat senang bisa diundang untuk menyampaikan makalah pada acara yang akan digelar pada 26 Juni 2021 mendatang. “Sekali lagi kami sangat senang melihat anak-anak ini aktif, sudah berani datang menghubungi pemerintah, berkomunikasi dengan pimpinan, berkomunikasi dengan pejabat-pejabat pemerintah. Ini adalah salah satu langkah mahasiswa milenial yang selalu mau dan berani berkomunikasi,” ujar politisi asal Dalung Kuta Utara tersebut.

Salah satu keberhasilan anak-anak ini, menurut Parwata, adalah komunikasi. Anak-anak akan berhasil kalau berkomunikasi. Dengan komunikasi, mereka menambah wawasan, pengetahuan, menambah jaringan mereka dan mengisi diri mereka nilai-nilai tambah atau value added yang mereka dapatlan di luar kampus.

Parwata yang sejak siswa aktif sebagai Ketua OSIS baik di SMP dan SMK, serta di Senat Mahasiswa saat ada di kampus menyatakan, mahasiswa yang aktif akan memiliki networking atau jaringan yang kuat. Untuk mencapai keberhasilan, katanya, networking ini menjadi kata kunci.

Etitor : (Sut-MB)