Jembrana (Metrobali.com)-

 

Lampu penerangan jalan umum ( PJU ) di wilayah perkotaan di Kabupaten Jembrana selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dipadamkan.

Selain itu lampu penerangan di tempat-tempat umum maupun strategis yang kerap dijadikan tempat berkumpul juga ikut dimatikan sejak PPKM Darurat diberlakukan mulai tanggal 3 sampai 20 Juli 2021.

Terkait hal ini, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan kebijakan yang diambilnya itu merupakan hasil kesepakatan dengan jajaran Forkompinda Jembrana guna mengantisipasi kerumunan warga dimasa PPKM Darurat.

“Kebijakan ini untuk mengantisipasi terjadinya kerumuman atau aktivitas sekelompok orang yang berpotensi menularkan Covid-19” terang Bupati Tamba seusai pemantauan pelaksanaan PPKM Darurat bersama pimpinan Forkopimda Jembrana lainnya di wilayah Kecamatan Pekutatan hingga perbatasan Kabupaten Jembrana dengan Kabupaten Tabanan, Kamis (8/7/2021) malam

Pemadaman terhadap lampu penerangan jalan ataupun lampu ditempat umum yang terdapat dibeberapa titik lokasi di jantung kota Negara dan tempat wisata dilakukan mulai dari pukul 20.00 Wita.

Langkah pemadaman disebutnya sudah berdasarkan kajian-kajian dan sejumlah pertimbangan. Termasuk aspek keamanan dan ketertiban yang didukung penuh dan dibackup Polres Jembrana dan Tim Satgas Covid-19 lainnya.

“Begini, selama kebijakan PPKM Darurat diberlakukan, petugas dari kepolisian dan TNI kan rutin melakukan patroli. Dari kegiatan itu ada evaluasi. Jadi untuk mencegah kerumunan warga titik-titik potensial lampu penerangan dipadamkan” terangnya.

Terkait pemantauan PPKM Darurat, Bupati Tamba menilai secara umum pelaksanaan PPKM Darurat sudah baik dan situasi berlangsung kondusif, aman dan terkendali. Masyarakat telah memahami penerapan PPKM Darurat, dimana toko-toko dan warung disepanjang jalan sudah tutup pada pukul 20.00 Wita sesuai instruksi.

Pemantauan PPKM Darurat dihari ke-6 oleh Jajaran Forkopimda Jembrana dimulai dari Markas Batalyon Mekanis 741/Garuda Nusantara (GN) di Kelurahan Banjar Tengah, Kota Negara.

Baca Juga :
Jero Wacik Jadi Saksi Untuk Waryono Karno

Pemantauan PPKM Darurat pada Kamis (8/7/2021) malam dibagi dalam dua tim, dimana tim pertama melaksanakan pemantauan di wilayah timur hingga perbatasan dengan Kabupaten Tabanan. Dan tim kedua melaksanakan pemantauan PPKM Darurat dengan mengelilingi Kota Negara dipimpin langsung oleh Waka Polres Jembrana Kompol Marzel Doni Siahaan.

Sumber : Komang Darmadi