Sekda Wayan Adi Arnawa menerima audiensi dari pengurus Pendidik TK se-Kabupaten Badung, di Rumah Jabatan Sekda Badung, Rabu (4/5).

Badung, (Metrobali.com)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menerima audiensi dari pengurus Pendidik TK se-Kabupaten Badung, terkait dengan perubahan Kurikulum 2013 yang sekarang menjadi Kurikulum Merdeka, bertempat di Rumah Jabatan Sekda Badung, Rabu (4/5). Turut juga hadir Kabid Paud dan PNF Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung I Wayan Wirawan, beserta para guru TK se-Badung.

Seusai menerima audiensi, Sekda Badung Adi Arnawa dalam arahannya mengatakan terkait mengenai perubahan Kurikulum tahun 2013 yang sekarang menjadi Kurikulum Merdeka pada anak-anak TK se-Badung. “Audensi hari ini dari Pengurus Pendidik TK se-Badung, dimana mereka menyampaikan bahwa Paud akan menyelenggarakan kegiatan dalam rangka perubahan Kurikulum. Dimana beberapa Kurikulum terdapat perubahan, seperti misalnya Kurikulum, dimana ada Pendidikan anak berintegritas, termasuk ada beberapa pemahaman secara substansi terkait dengan masalah Kesehatan (stunting). Tentu kami dari Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendorong langkah ini, terutama dalam rangka menambah wawasan kepada anak-anak kita terkait dengan hal-hal yang harus diketahui dalam pembelajaran Anak Usia Dini, seperti anak yang berintegritas. Kedepanya anak-anak juga memahami tentang kesehatan untuk mencegah stunting itu sendiri, ”ungkapnya.

Sementara itu Kabid Paud dan PNF Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab.Badung I Wayan Wirawan dalam laporannya mengatakan, audiensi dengan Bapak Sekda Badung sekaligus mendampingi para pendidik TK se-Badung, dalam rangka pembukaan review Kurikulum yang awalnya berupa Kurikulum 2013, sekarang menjadi Kurikulum Merdeka. “Di dalam Kurikulum Merdeka ada beberapa opsi/pilihan diantaranya berupa Mandiri Belajar, Mandiri Berubah, Mandiri Berbagi. Kami dari Tk se-Badung akan memilih di antara ke tiga opsi itu sesuai dengan kesiapan dari pada masing-masing satuan Paud yang ada. Adapun secara prinsip paling tidak kami akan memilih Mandiri Berubah. Pihaknya juga mengatakan dengan memilih Mandiri Berubah sudah ada peningkatan antara Kurikulum K13 dengan Kurikulum Mandiri itu sendiri. Diharapkan kedepannya satuan Pendidikan Paud yang ada di Badung ini, mampu meningkatkan, mengoptimalisasi proses pembelajaran, pelayanan di bidang Pendidikan, disamping itu anak-anak kita di Paud benar-benar dapat menikmati Pendidikan yang layak sesuai dengan usianya, dengan harapan anak Paud kita, kedepannya menjadi cikal bakal anak yang mempunyai karakter sangat bagus, ”terangnya.

Baca Juga :
Di Jembrana Formalin dan Borak Dijual Bebas

Editor : Sutiawan