Denpasar (Metrobali.com)-

Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana mengimbau kepada semua Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Denpasar untuk segera meningkatkan realisasi belanja produk dalam negeri. Hal tersebut disampaikanya saat memimpin gelaran apel disiplin ASN di halaman Kantor Dinsos dan Dinas Koperasi & UKM Kota Denpasar, pada Senin (3/10).

Apel disiplin ini diikuti oleh seluruh pimpinan serta staff di Lingkungan Dinas Sosial dan Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Apel ini sekaligus tindak lanjut dari surat Menpan RB tanggal 30 Desember 2021 Perihal Imbauan Apel Pagi di Lingkungan Instansi Pemerintah. Selain untuk meningkatkan disiplin dan kinerja, pelaksanaan apel rutin juga mempermudah koordinasi antar OPD serta meningkatkan motivasi para pegawai.

Sekda Denpasar, IB. Alit Wiradana dalam arahanya menyampaikan kepada seluruh OPD yang ada di Kota Denpasar, tak terkecuali di Dinsos dan Dinas Koperasi & UKM untuk segera meningkatkan realisasi belanja produk dalam negeri. “ Saya mengingatkan, kepada seluruh OPD, tak terkecuali di Lingkungan Dinas Sosial serta Dinas Koperasi & UKM untuk segera meningkatkan realisasi belanja produk dalam negeri, karena hal tersebut merupakan arahan langsung dari Bapak Presiden, yang mana penggunaan produk dalam negeri di instansi pemerintah dialokasikan minimal sebesar empat puluh persen dari anggaran pengadaan barang dan jasa (PBJ). Karena itu juga merupakan salah satu indikator penilaian kinerja dari pemerintah pusat ”, tuturnya

          Lebih lanjut, Alit Wiradana menyampaikan kepada jajaran pimpinan Dinsos dan Dinas Koperasi & UKM untuk segera menuntaskan progress kegiatan serta pembangunan yang ada. ” Saya ingin mengingatkan, khususnya terkait progress baik kegiatan pembangunan baik fisik maupun keuangan untuk segera diselesaikan serta dievaluasi, mengingat Bulan Oktober ini sudah masuk pada triwulan keempat, mendekati akhir tahun. Saya menghimbau untuk dilakukan dievaluasi agar dapat mencapai target dan tidak terjadi kemoloran,”  ujarnya.

 

Sumber : Humas Pemkot Denpasar