Kuta (Metrobali.com)-

SDN No 3 Legian merupakan salah satu SD di Kabupaten Badung yang mempunyai banyak potensi baik  bidang akademik maupun non akademik yang ditunjukkan dengan berbagai macam prestasi yang pernah di raih. Salah satu prestasinya sebagai juara Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)  tingkat Kabupaten Badung yang sekaligus mewakili Badung dalam Lomba UKS tahun 2012 dan saat ini sedang  dinilai oleh tim penilai Lomba Kantin Sehat dan Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Bali, Jumat (12/10).

Hadir dalam Kesempatan tersebut Bupati Badung yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Badung Ida Bagus A. Yoga Segara, Ketua DPRD Kabupaten Badung yang diwakili oleh I Wayan Puspa Negara, Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga I Ketut Widya Astika,  Kadis Kesehatan I Gede Putra Suteja, Camat Kuta, Lurah Legian, Ketua LPM Legian, Kelian Desa Adat Legian, tokoh pendidikan dan tokoh masyarakat Desa Legian. Sementara itu Tim penilai Lomba Kantin Sehat dan Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Bali di ketuai oleh I Made Beny dan didampingi oleh 7 orang penilai yang akan menilai sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Yoga Segara menyampaikan Pemerintah Kabupaten Badung menyambut baik diselenggarakannya lomba ini karena upaya pemeliharaan kesehatan di lingkungan sekolah sangat penting, utamanya dalam usaha membina serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga dapat membudayakan prilaku hidup bersih dan sehat sedini mungkin. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik serta menciptakan lingkungan sehat yang dapat mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya anak didik secara harmonis dan optimal.

“Lomba bukanlah semata-mata bertujuan untuk meraih juara melainkan salah satu bentuk proses pembinaan yang berkesinambungan untuk mencapai tujuan,” pungkasnya

Baca Juga :
Hasto: Kader PDIP Masih Ingin Dipimpin Megawati

Sementara itu Ketua Tim penilai Lomba Kantin Sehat dan Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Bali yang diwakili oleh I Made Beny menyampaikan penilaian lomba akan berbeda seperti tahun yang lalu karena penilaiannya menggunakan instrumen terbaru sesuai petunjuk dan arahan dari pusat. Salah satu indikator terpenting dalam penilaian adalah SDM sekolah selaku Tim Pelaksana UKS, sedangkan keterpaduan, kekompakan dan bersinerginya program kegiatan UKS baik di jenjang Kecamatan dan Kabupaten sebagai komponen pendukung tim pelaksana.

Kepala sekolah SDN No 3 Legian I Nyoman Kertu melaporkan SDN No 3 Legian ini memilki 517 siswa yang terbagi menjadi 12 rombong belajar dengan jumlah guru negeri 16 orang dan tenaga honorer 10 orang. Lebih lanjut dikatakan SDN No 3 Legian kerap mengikuti lomba-lomba dan  semuanya memperoleh prestasi yang memuaskan. “ Kalao sekolah tidak pernah mengikuti lomba secara langsung maka sekolah itu akan mengalami kemunduran dalam administrasi sekolah , karena dalam lomba-lomba tersebut sering mendapatkan pembinaan-pembinaan untuk pengembangan inovasi sekolah”.tegasnya. IKA-MB