Klungkung ( Metrobali.com )
Kapal Nusa Jaya Abadi atau yang biasa disebut Kapal Roro milik Pemkab Klungkung sedang lakukan doking sejak 18 September 2012, hingga saat ini kepal tersebut belum juga selesai. Seperti biasa jika melakukan doking paling lama satu bulan. Namun kali ini sudah lebih 11 hari. Hal ini diakui Kadis Perhubungan Klungkung Nengah Sukasta. Menurut Sukasta keterlambatan tersebut terjadi karena Roro masih ada kerusakan yang cukup serius dan sparepartnya ada yang dilakukan penggantian. “Usai doking dilakukan ujicoba ternyata ada kerusakan sehingga disarankan dilakukan pergantian sparepart tersebut,” bebernya.
Sukasta berharap kapal Roro sudah bisa datang hari ini dan bisa beroperasi kembali. Untuk diketahui kapal Roro melakukan doking rutin setiap tahun. Sekali doking kapal Roro dianggarkan Rp 1,1 miliar. Sementara sejak kapal tersebut doking beberapa warga sempat mengeluhkan tidak beroperasinya Roro. Karena dengan tidak adanya Roro membuat bahan dan material bangunan yang biasanya dibawa lewat Roro menjadi terhambat. Selain itu warga yang bisanya bisa membawa motor kalau lewat Roro dengan sampan tidak bisa dilakukan.
Namun demikian sejauh ini diakui Kepala UPT pelabuhan Nusa Penida, Made Astika mengatakan sejauh ini tidak sampai mengganggu penyeberangan. Ini karena kapal Innere beroprasi seperti biasa. Hanya saja untuk Innere kapasitasnya tidak sebesar Roro. “Kalau penumpang tidak masala, masih bisa teratasi,” ujarnya. Selain itu penyeberangan ke Nusa Penida sekarang ini sudah banyak alternative. Diantaranya ada penyebrangan langsung dari Sanur ke Nusa Penida, imbuhnya. SUS-MB

Baca Juga :
Sekda Dewa Indra Apresiasi Perkonas Kemenkes 2021 Sebagai Upaya Membantu Pulihkan Ekonomi Bali