Foto: Anggota Fraksi PDI Perjuangan Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya saat reses dan membagikan bantuan berasa Mbak Puan di beberapa titik di Kota Denpasar, Kamis (30/12/2021).

Denpasar (Metrobali.com)-

Jelang akhir tahun 2021 dan menyongsong tahun baru 2022, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya menuntaskan amanah membagikan bantuan beras dari dari Pembina Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Mbak Puan Maharani yang juga merupakan cucu Bung Karno, putri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan juga Ketua DPR RI.

Road show pembagian bantuan beras ini diturunkan Rai Wirajaya sekaligus reses di 23 titik se-Bali dengan total bantuan lebih dari 3.0000 zak beras. Hal ini juga menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan terus hadir di tengah-tengah wong cilik terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang ini untuk meringankan beban warga. Bantuan beras dari Mbak Puan ini juga ibarat “kado tahun baru” bagi warga Bali.

“Saya menjalankan amanah dan pesan Mbak Puan untu memberikan bantuan beras kepada masyarakat Bali. Beliu juga sampaikan salam hangat kepada masyarakat Bali karena Mbak Puan sangat cinta Bali,” kata ARW.

Setelah bergerak di Kabupaten Jembrana, Tabanan, dan Kabupaten Badung, Program Beras “Wong Cilik” Puan Maharani kembali berlanjut di 4 kecamatan di Kota Denpasar, Kamis (30/12/2021). Di Kota Denpasar bantuan sembako ini diserahkan oleh ARW didampingi istri serangkaian kegiatan reses menyasar 120 orang pedagang di pinggir telajakan Pantai Sanur, Kota Denpasar yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan beras diserahkan di Jero Abiantimbul Desa Intaran Sanur, Denpasar Selatan yang merupakan kediaman AA Gede Suyoga Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali.

Penyerahan bantuan disaksikan pula Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar diantaranya Nyoman Darsa, Mamas Lestari, Agung Sujana. Hadir pula Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Denpasar Selatan Made Setiadi.

Rai Wirajaya yang merupakan Anggota Komisi XI DPR RI membidangi keuangan ini menyampaikan bahwa Mbak Puan meminta seluruh jajaran Anggota Fraksi PDI Perjuangan agar terus hadir membantu masyarakat di tengah ketidakpastian kapan berakhirnya pandemi Covid-19.

Rai Wirajaya mengungkapkan bantuan kepada warga berisi satu paket bahan pangan pokok. Sejatinya, dari Puan Maharani selaku Pembina Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua DPR RI mengalokasikan beras 5 kg. Namun oleh kader PDI Perjuangan yang duduk di DPRD Bali dan Kota Denpasar menambah lagi bahan pokok lainnya. “Inilah bukti gotong royong, kekompakan dan soliditas PDI Perjuangan yang selalu sigap membantu warga masyarakat terlebih dalam masa pandemi saat ini,” ujar Rai Wirajaya.

 

Anggota DPR RI empat periode ini juga menyampaikan bahwa Puan Maharani menyampaikan salam hangat kepada masyarakat Bali dan menitipkan pesan agar tetap menjaga protokol kesehatan. “Saya bacakan pesan beliau yang dikirimkan via WA. Beliau sampai semoga Semeton di Kota Denpasar Provinsi Bali selalu diberikan kesehatan dan tetap semangat melewati pandemi ini. Dan jangan lupa selalu terapkan protokol kesehatan demi keamanan kita bersama,” tutur Rai Wirajaya menirukan pesan Mbak Puan.

Usai penyerahan simbolis di Kecamatan Denpasar, Rai Wirajaya bersama tim bergeser ke DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar untuk giat yang sama. Hanya saja, sasaran warga yang dibantu dari 3 kecamatan. Yakni Kecamatan Denpasar Barat, Denpasar Timur, dan Kecamatan Denpasar Utara. Turut hadir di Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar, kader dan warga penerima bantuan.

I Gusti Ngurah Gede berharap beras bantuan Puan Maharani bersama kader-kader PDI Perjuangan yang dikumpulkan secara gotong royong, bisa meringankan beban masyarakat. Secara khusus, Rai Wirajaya pada kesempatan itu  Rai Wirajaya juga menyampaikan pesan Puan Maharani yang disampaikan lewat chat WhatsApp bahwa putri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu mengingatkan masyarakat agar tetap semangat menjalani aktfitas kendati dibatasi oleh aturan pemerintah akibat pandemi Covid-19.

“Masyarakat yang saya cintai, mari tetap semangat, dan ingat patuhi protokol kesehatan, ini penting agar kesehatan pulih dan ekonomi kembali bergerak,” ucap Rai Wirajaya menyampaikan pesan Puan Maharani.

Beras 5 kg bantuan Puan Maharani kepada warga masyarakat di 3 kecamatan, Denpasar Timur, Denpasar Barat, dan Kecamatan Denpasar Timur berjumlah 100 sak. Bantuan diserahkan I Gusti Ngurah Gede, Rai Wirajaya, dan diikuti Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar secara simbolis kepada perwakilan penerima.

Dari Markas Banteng Moncong Putih Kota Denpasar, Rai Wirajaya bersama tim bergerak menuju kediaman I Gusti Ngurah Gede di Puri Pemayun Kesiman. Di tempat ini, juga diserahkan bantuan 200 paket sembako menyasar masyarakat umum.

Penyerahan bantuan sembako Puan Maharani bersama kader-kader banteng moncong putih di Puri Pemayun Kesiman, menandai berakhirnya roadshow Program Beras “Wong Cilik” Puan Maharani di Provinsi Bali.

“Mbak Puan meminta 20 titik namun kami tambah 3 titik lagi, semoga ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi. Tetap semangat dan jangan abai dengan prokes,” tegas Rai Wirajaya mengakhiri sambutannya di Puri Pemayun Kesiman.

Roadshow yang telah berlangsung sejak 24 Desember itu, menyasar Kabupaten Badung 13 titik di 6 kecamatan, Kabupaten Jembrana 5 titik di 5 kecamatan, Kabupaten Tabanan 1 titik, dan Kota Denpasar 5 titik di 4 kecamatan.  Total beras yang telah didistribusikan ke 4 kabupaten/kota lebih dari 3.000 sak dan 320 paket sembako lengkap.

Sementara itu sehari sebelumnya, Rabu (29/12/2021), Rai Wirajaya membagikan beran Puan Maharani di Bale Banjar Adat Geluntung Kaja, Desa Geluntung, Kabupaten Tabanan. Bantuan menyasar krama Desa Geluntung terdiri dari unsur jro mangku, Lansia dan Serati.

Pada kesempatan itu turut mendampingi Rai Wirajaya, antara lain Anggota DPRD Kabupaten Tabanan Putu Yuni Widyadnyani “Nuning”, Perbekel Desa Geluntung Putu Gunarsa Wiranjaya, Jro Bendesa Desa Adat Geluntung Dewa Putu Murda, Kadus Banjar Uma Bali Ni Ketut Ningsun, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Rai Wirajaya menegaskan kader-kader PDI Perjuangan selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat, tidak hadir hanya saat pemilu. “Kami hadir hari ini bentuk kepedulian PDI Perjuangan kepada masyarakat tidak hanya ketemu 5 tahun sekali. Tanpa bapak ibu kami tidak ada artinya,” pungkas politisi senior PDI Perjuangan asal Peguyangan, Denpasar ini. (wid)