Denpasar (Metrobali.com)-

Wakil Gubernur Bali, Anak Agung Ngurah Puspayoga membantah berseteru dengan Gubernur Made Mangku Pastika. Perseteruan keduanya disebut-sebut berkaitan erat dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali tahun 2013.

Konon kabarnya, Puspayoga akan maju dalam perebutan kursi orang nomor satu di Bali itu sebagai gubernur. “Tidak ada masalah. Tidak ada perseteruan saya dengan Pak Mangku. Sama sekali tidak ada,” kata Puspayoga saat berbincang dengan Metro Bali, Kamis 14 November 2012.

Kendati begitu, Puspayoga tak membantah jika sesekali ada perbedaan cara pandang antara dirinya dengan Made Mangku Pastika. Namun bagi tokoh Puri Satria, Denpasar itu, perbedaan itu masih dalam tahap wajar di tengah alam demokrasi.

“Kalau ada perbedaan-perbedaan pendapat, itu wajar kan. Dalam alam demokrasi, itu sangat wajar. Pak Mangku juga memahami hal itu. Tapi itu bukan perseteruan,” katanya.

Ia mencontohkan ketika ia barus berbeda pandang dengan mantan Kapolda Bali itu. “Soal Tahura (Taman Hutan Rakyat) dan ketinggian bangunan misalnya. Saya berbeda pandang dengan beliau. Bagi saya Bali ini harus dijaga,” kata mantan Wali Kota Denpasar dua periode itu.

Kendati begitu ia menjamin jika roda pemerintahan tetap berjalanan seperti biasa. “Soal pembangunan Bali yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat, kami selalu berkoordinasi. Tidak ada perseteruan. Yang ada sedikit perbedaan pandang, dan itu wajar,” tegas dia.

Kabar tersiar jika perpecahan keduanya berkaitan erat dengan Pilgub Bali 15 Mei 2013. Bahkan kabarnya, Puspayoga merupakan kader PDIP yang bakal direkomendasi Megawati Soekarnoputri.

Mengenai hal itu, Puspayoga juga membantahnya. “PDIP sudah jelas aturannya. Siapapun yang direkomendasi oleh DPP, dalam hal ini Bu Mega, mungkin Pak Nyoman Adi Wiryatama (Sekretaris DPD PDIP Bali), mungkin Pak Candra (Wayan Candra, Bupati Kabupaten Klungkung), mungkin juga saya, siapapun itu harus kita dukung. Cuma rekomendasi itu kan belum ke luar,” kata Puspayoga.

Baca Juga :
Iran Rancang Kongres Internasional Pertama Tentang AIDS

“Kalau saya ditunjuk oleh partai, ya saya siap. Kalau pun tidak, ya saya akan mendukung siapapun yang direkomendasi oleh partai. Tidak ada orang yang bisa tahu siapa yang direkomendasi, karena rekomendasi itu rahasia DPP. Dalam pilkada tidak bisa ada yang memastikan kalah menang seseorang itu kecuali Tuhan. Itu rahasia Tuhan,” demikian Puspayoga. BOB-MB