Gianyar (Metrobali.com) – 

Penebaran benih ikan di perairan umum kembali dilakukan oleh Pemkab.Gianyar melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan di perairan yang mengaliri Subak Wahem Kesanga dan Subak Wahem Kesanga1Desa Singapadu Kaler pada Senin (15/4). Penebaran benih ikan (restocking) ini merupakan serangkaian kegiatan HUT Kota Gianyar ke-242.
Penebaran benih ikan nila sebanyak 20 ribu ekor dipimpin Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra didampingi Kadis Peternakan, Perikanan dan Kelautan  Dewa Amertha, Camat Sukawati A.A. Suryadiputra, tokoh masyarakat, dan masyarakat Banjar Belang dan Belang Kaler.Prebekel Desa Singapadu Kaler Made Karjana mengatakan penebaran benih ikan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dari segi ekonomi dan bagi pelestarian lingkungan. Pihaknya berharap masyarakat mendukung program ini dengan cara menjaga kelestarian perairan subak dan tidak menangkap ikan dengan cara-cara yang tidak baik.
Wakil Bupati Made Mahayastra mengatakan restocking ini merupakan pengimplementasian salah satu unsur Tri Hita Karana, agar perayaan hari jadi Kota Gianyar bukan sekedar perayaan yang bersifat seremonial belaka. Untuk itu masyarakat agar menjaga kelestarian lingkungan demi anak cucu, jangan menangkap ikan dengan listrik atau portas (racun).
Potensi perikanan air tawar di Gianyar mencapai 2000 hektar yang meliputi budidaya kolam, tambak, dan sawah atau mina padi. Menurut Kadis Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gianyar, Dewa Amertha, dari 2000 hektar potensi yang ada yang dimanfaatkan baru sekitar 600 hektar, terdiri dari kolam 320 hektar, payau 6,5 hektar, perairan umum 46,8 hektar, dan sawah 129,4 hektar. TRA-MB

Baca Juga :
Gubernur Wayan Koster Ingatkan, Usaha Pelestarian dan Pengembangan Bahasa, Aksara, Sastra Bali Tidak Boleh Berhenti